Kompas.com - 09/12/2021, 10:33 WIB
Hindari amukan ombak, perahu nelayan dinaikkan ke darat tepat di badan jalan di Kawasan Megamas, Manado, Sulut, Rabu (8/12/2021). Wilayah bisnis yang ada di lahan reklamasi ini salah satu yang terdampak banjir rob, Selasa (7/12/2021). KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYHindari amukan ombak, perahu nelayan dinaikkan ke darat tepat di badan jalan di Kawasan Megamas, Manado, Sulut, Rabu (8/12/2021). Wilayah bisnis yang ada di lahan reklamasi ini salah satu yang terdampak banjir rob, Selasa (7/12/2021).

KOMPAS.com - Gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia menyebabkan terjadinya banjir rob yang menerjang sejumlah wilayah pesisir di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG), ada pola sirkulasi siklonik dan seruakan dingin aktif di Laut China Selatan.

Hal ini berdampak signifikan terhadap peningkatan tinggi gelombang yang mencapai 4-6 meter di wilayah Perairan Natuna.

Selain itu, kondisi kecepatan angin signifikan berkisar 25-30 knot terpantau di Samudera Pasifik timur Filipina.

“Ini juga memberikan dampak terhadap peningkatan tinggi gelombang mencapai 4-6 meter di wilayah utara Indonesia bagian timur,” ujar Hary saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Penjelasan BMKG soal Isu Gelombang Panas di Indonesia

Hary mengatakan, ada pola sirkulasi siklonik, seruakan dingin, dan kecepatan angin yang bersamaan dengan fase bulan baru dan kondisi Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi), berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum lebih signifikan dan berpotensi menyebabkan banjir pesisir.

Menurut Hary, banjir pesisir kemungkinan akan kembali terjadi pada 18-22 Desember 2021.

Banjir pesisir juga berpotensi terjadi kembali pada tanggal 18-22 Desember 2021 akibat adanya fenomena fase bulan purnama,” kata dia.

Daftar daerah terdampak

Hary memaparkan, ada sebanyak 19 daerah pesisir yang terdampak dari kondisi-kondisi di atas, dengan mengalami gelombang tinggi dan berpotensi terjadinya banjir pesisir, sebagai berikut:

  1. Kepulauan Natuna
  2. Kepulauan Riau
  3. Bangka Belitung
  4. Lampung
  5. Banten
  6. DKI Jakarta
  7. Jawa Tengah
  8. Jawa Barat
  9. Jawa Timur
  10. Kalimantan Barat
  11. Kalimantan Selatan
  12. Kalimantan Timur
  13. Sulawesi Barat
  14. Sulawesi Utara
  15. Gorontalo
  16. Ternate
  17. Halmahera
  18. Papua Barat (bagian utara)
  19. Papua (bagian utara)

Baca juga: Suhu Jogja dan Jateng Kian Panas, Ini Penjelasan BMKG

Tinggi gelombang

Hingga 9 Desember 2021, masih akan berlangsung gelombang tinggi di beberapa daerah dengan ketinggian bervariasi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SIPSS Polri 2022 Lulusan D4, S1 dan S2 Dibuka, Ini Syaratnya

Pendaftaran SIPSS Polri 2022 Lulusan D4, S1 dan S2 Dibuka, Ini Syaratnya

Tren
[POPULER TREN] Kerangkeng Manusia Bupati Nonaktif Langkat | Harga Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar

[POPULER TREN] Kerangkeng Manusia Bupati Nonaktif Langkat | Harga Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar

Tren
Ramai soal Bungkus Lemonilo Disobek Diduga Mencari Photocard NCT Dream

Ramai soal Bungkus Lemonilo Disobek Diduga Mencari Photocard NCT Dream

Tren
Tips Merawat Gebyok Kayu Jati, dari Coating sampai Jangan Kena Panas

Tips Merawat Gebyok Kayu Jati, dari Coating sampai Jangan Kena Panas

Tren
Khaby Lame, Viral di TikTok, Meraup Rp 71,7 Miliar Tanpa Sepatah Kata

Khaby Lame, Viral di TikTok, Meraup Rp 71,7 Miliar Tanpa Sepatah Kata

Tren
Sederet Produk Pindad yang Mendunia: Ada Sniper hingga Kendaraan Khusus

Sederet Produk Pindad yang Mendunia: Ada Sniper hingga Kendaraan Khusus

Tren
8 Manfaat Kelapa untuk Kesehatan, Mengurangi Lemak Perut, Cegah Penyakit Jantung hingga Diabetes

8 Manfaat Kelapa untuk Kesehatan, Mengurangi Lemak Perut, Cegah Penyakit Jantung hingga Diabetes

Tren
Vernix Caseosa pada Bayi Baru Lahir, Apa Penyebab dan Manfaatnya?

Vernix Caseosa pada Bayi Baru Lahir, Apa Penyebab dan Manfaatnya?

Tren
Menghayati Makna 'Ngelakoni'

Menghayati Makna "Ngelakoni"

Tren
Sebelum Ada Ekstradisi, Ini Sederet Koruptor yang Kabur ke Singapura

Sebelum Ada Ekstradisi, Ini Sederet Koruptor yang Kabur ke Singapura

Tren
Viral, Video Remaja asal Brebes Hanyut di Sungai Saat Buat Konten, 7 Hari Belum Ditemukan

Viral, Video Remaja asal Brebes Hanyut di Sungai Saat Buat Konten, 7 Hari Belum Ditemukan

Tren
Viral, Video Bungkus Mi Disobek Diduga Mencari Photocard NCT

Viral, Video Bungkus Mi Disobek Diduga Mencari Photocard NCT

Tren
Tak Selamanya Jelek, Ini Sisi Positif dari Bergosip Menurut Penelitian Ilmiah

Tak Selamanya Jelek, Ini Sisi Positif dari Bergosip Menurut Penelitian Ilmiah

Tren
Ghozali Sudah Punya NPWP, Bagaimana Cara Membuat NPWP bagi Pemula?

Ghozali Sudah Punya NPWP, Bagaimana Cara Membuat NPWP bagi Pemula?

Tren
Sosok Ahmad Afi, Pesepak Bola Asal Surabaya yang Tak Bisa Ikut Seleksi Timnas U-16 karena Sakit Kronis

Sosok Ahmad Afi, Pesepak Bola Asal Surabaya yang Tak Bisa Ikut Seleksi Timnas U-16 karena Sakit Kronis

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.