Kompas.com - 08/12/2021, 06:00 WIB
Dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim sedang memeriksa kondisi hewan ternak terdampak erupsi Semeru di tempat penampungan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur pada Selasa (7/12/2021) siang. Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) JatimDokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim sedang memeriksa kondisi hewan ternak terdampak erupsi Semeru di tempat penampungan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur pada Selasa (7/12/2021) siang.

KOMPAS.com - Ribuan hewan ternak warga di lereng Gunung Semeru ikut merasakan dampak erupsi Gunung Semeru. 

Ribuan ternak tersebut memerlukan donasi pakan ternak agar dapat bertahan hidup. 

Erupsi Gunung Semeru tidak hanya berdampak bagi penduduk yang bermukim di lereng Semeru, tetapi juga bagi hewan ternak. 

Baca juga: Ratusan Hewan Ternak di Lumajang Mati Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Penggalangan dana pakan ternak

Banyak dari hewan ternak milik warga yang meninggal, serta ada yang harus diungsikan. 

Sejumlah organisasi relawan menawarkan penggalangan dana atau donasi untuk memberi bantuan bagi ratusan hewan ternak warga tersebut.

Salah satunya yang dilakukan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur.

Ketua PDHI Jatim drh Deddy F Kurniawan mengatakan, saat ini pihaknya masih menerima donasi bagi hewan yang terdampak erupsi Semeru.

"Iya, betul (masih menerima galang dan/donasi)," ujar Deddy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/12/2021).

Ia menjelaskan, PDHI Jatim berfokus pada penyelamatan ternak milik warga korban erupsi Gunung Semeru. 

"Kami bekerja sama dengan dinas setempat dan dokter hewan lokal," lanjut Deddy.

Update perkembangan donasi untuk hewan ternak

Berdasarkan laporan dari wilayah barat, Deddy mengatakan, laporan sementara di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, jumlah sapi yang harus disediakan pakan ternaknya sebanyak 150 ekor.

Untuk kambing yang berhasil diselamatkan lebih kurang 200 ekor. Sementara sebelumnya tercatat, sebanyak 17 ekor sapi meninggal dampak dari erupsi Semeru.

Deddy mengungkapkan, kebutuhan rumput untuk pakan ternak dan obat-obatan ternak sampai hari Sabtu (11/12/2021) sudah tercukupi.

"Kebutuhan pangan dan obat-obatan sudah cukup, yang dibutuhkan saat ini alat-alat berat untuk evakuasi sapi-sapi yang mati," lanjut dia.

Baca juga: Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru, Pramuka Jatim Kirim Pakan Ternak dan Dokter Hewan

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.