Risma Dikecam karena Paksa Tunarungu Bicara, Pahami Lagi Jenis Disabilitas

Kompas.com - 05/12/2021, 20:30 WIB
Peringatan Hari Disabilitas Internasional menjadi notifikasi untuk kita semua lebih memperhatikan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas, termasuk dalam memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak berkebutuhan khusus di masa pandemi. DOK. TANOTO FOUNDATIONPeringatan Hari Disabilitas Internasional menjadi notifikasi untuk kita semua lebih memperhatikan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas, termasuk dalam memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak berkebutuhan khusus di masa pandemi.

KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tengah disorot, karena dianggap memaksa penyandang disabilitas tungarungu berbicara.

Peristiwa tersebut terjadi saat rangkaian acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang digelar Kementerian Sosial (Kemensos) pada 3 Desember lalu.

Alhasil, banyak kritikan dari publik yang dilayangkan kepada Risma, akibat tindakannya tersebut.

Agar lebih paham tentang disabilitas, ketahui lagi apa itu disabilitas dan jenis-jenis disabilitas:

Baca juga: Kala Risma Dikritik Saat Minta Tunarungu Berbicara…

Jenis-jenis disabilitas

Penyandang disabilitas merupakan orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama.

Dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakat, mereka dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak.

Melansir laman Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat, penyandang disabilitas dikategorikan menjadi:

1. Cacat fisik

Cacat fisik merupakan kecacatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi tuuh antara lain gerak tubuh, penglihatan, pendengaran, dan kemampuan berbicara.

Disabilitas fisik atau kelainan fisik terdiri dari:

  • Kelainan tubuh (tunadaksa) merupakan orang yang mempunyai gangguan gerak, disebabkan oleh kelainan neuro-muskular dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, polio, dan lumpuh.
  • Kelainan indera penglihatan (tunanetra) yakni orang yang memiliki hambatan dalam penglihatan, yang diklasifikasikan menjadi buta total dan low vision.
  • Kelainan pendengaran (tunarungu) merupakan individu yang mempunyai hambatan dalam pendengaran, baik permanen maupun tidak. Dikarenakan mempunyai hambatan dalam pendengaran, orang dengan tunarungu mempunyai hambatan dalam berbicara sehingga biasa disebut tunawicara.

2. Cacat mental

Cacat mental merupakan kelainan mental dan/atau tingkah laku, baik cacat bawaan maupun akibat dari penyakit seperti retardasi mental, gangguan psikiatrik fungsional, alkoholisme, gangguan mental dan epilepsi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.