Kompas.com - 01/12/2021, 20:00 WIB
Tangkapan layar hoaks laba-laba sangat berbisa yang bisa membunuh dalam 5 menit, di Facebook. Akun FacebookTangkapan layar hoaks laba-laba sangat berbisa yang bisa membunuh dalam 5 menit, di Facebook.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar foto dan narasi tentang jenis laba-laba sangat berbisa yang bisa membunuh dalam 5 menit, di media sosial Facebook.

Narasi tersebut meminta pembaca untuk waspada, terutama apabila sedang berada di daerah sekitar pantai.

Dari penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi itu adalah hoaks. Laba-laba tersebut memang beracun, tetapi tidak berakibat fatal pada manusia.

Narasi yang beredar

Informasi tentang jenis laba-laba sangat berbisa yang bisa membunuh dalam 5 menit, diunggah oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

Dalam narasi tersebut terdapat 3 foto laba-laba yang dimaksud dan meminta pembacanya untuk berhati-hati di daerah sekitar pantai.

Berikut narasi lengkapnya.

Bagi anda yang akan ke pantai. Sila berhati-hati dengan ini. Jangan cuba mengambilnya dengan menganggap ia adalah karya seni alam. Ia adalah labah-labah yang sangat berbisa. Jika ia menyengat anda anda akan mati dalam masa 5 minit.

Penelusuran Kompas.com

Laba-laba dalam foto yang beredar adalah Cyclocosmia Sp.

Sumber asli foto tersebut merupakan jepretan fotografer Nick Bay, yang diunggah di Flickr pada 25 Maret 2019.

“Laba-laba trapdoor gabus. Difoto di bawah penangkaran untuk tujuan dokumentasi. Laba-laba trapdoor gabus memiliki bagian posterior perut yang sangat sclerotised dan tiba-tiba terpotong, yang digunakan sebagai sumbat ke pintu masuk liangnya. Ini mencegah serangan efektif dari pemangsa seperti tawon," tulis Bay dalam keterangan fotonya.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.