Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2021, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan akan adanya La Nina atau cuaca ekstrem di Indonesia hingga Februari 2022.

Melalui akun Instagram @infobmkg, masyarakat dan pemerintah daerah diminta bersiap untuk mitigasi bencana, karena adanya potensi banjir.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo menyebutkan, potensi ini dapat terjadi di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya wilayah tertentu saja.

"Secara umum seluruh wilayah Indonesia dengan tingkat kekuatan yang berbeda juga. Namun yang menjadi perhatian adalah belahan bumi selatan Indonesia yang lebih terdampak," kata Eko, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/12/2021).

"Berpotensi terjadi banjir dengan area luas termasuk banjir bandang di sekitar area aliran sungai di dataran tinggi," tambah dia.

Lantas, di mana saja wilayah yang berpotensi banjir?

Baca juga: Terpantau Siklon Nyatoh dan 2 Bibit Siklon Tropis, Ini Dampaknya Ke Indonesia

Wilayah berpotensi banjir

Berdasarkan paparan yang telah dibuat oleh BMKG, berikut daerah berpotensi tinggi terjadi banjir akibat cuaca ekstrem yang terjadi:

Desember 2021:

  1. Aceh (Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh, Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayolueyre)
  2. Sumatera Barat (Kabupaten Kepulauan Mentawai)
  3. Kepulauan Bangka Belitung (Kabupaten Bangka Barat)
  4. Kalimamtan Barat (Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, Kuburaya)
  5. Kalimantan Selatan (Kabupaten Tanah Laut)
  6. Sulawesi Tengah (Kabupaten Morowali, Morowali Utara)
  7. Sulawesi Selatan (Kabupaten Gowa, Maros, Luwu, Luwu Utara, Pangkajene Kepulauan, Kota Makassar)
  8. Sulawesi Tenggara (Kabupaten Konawe, Konawe Utara)
  9. Papua Barat (Kabupaten Teluk Bintuni)
  10. Papua (Kabupaten Deiyai, Jayawijaya, Membramo Tengah, Mimika, Paniai, Yalimo)

Baca juga: Waspada, Kepala BMKG Ingatkan Skenario Terburuk Potensi Tsunami 8 Meter Saat Nataru di Cilegon

Januari 2022:

  1. Aceh (Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Gayolues)
  2. Sumatera Barat (Kabupaten Kepulauan Mentawai)
  3. Banten (Kabupaten Lebak, Pandeglang)
  4. Jawa Barat (Kabupaten Ciamis, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Tasikmalaya)
  5. Jawa Tengah (Kabupaten Brebes, Batang, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Kendal, Pati, Kota Semarang)
  6. Sulawesi Tengah (Kabupaten Morowali)
  7. Sulawesi Selatan (Kabupaten Bone, Gowa, Luwu, Luwu Timur, Maros, Pangkajene Kepulauan, Kota Makassar)
  8. Sulawesi Tenggara (Kabupaten Konawe, Konawe Utara)
  9. Papua Barat (Kabupaten Teluk Bintuni)
  10. Papua (Kabupaten Dogiai, Deiyai, Jayawijaya, Mimika, Paniai, Yalimo)

Selain banjir, Eko juga menyebut, adanya potensi bencana di area pesisir, akibat pasang maksimum dan gelombang tinggi yang dibarengi dengan hujan lebat.

"Perlu juga ditambahkan potensi bencana pesisir akibat pasang maksimum dan gelombang tinggi yang bersuper posisi dengan hujan lebat," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+