Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/11/2021, 16:05 WIB
Rosy Dewi Arianti Saptoyo,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Berkendara keliling dunia bukan perkara yang mudah, terutama di tengah perang dunia. Namun, hal ini berhasil dilakukan oleh Aloha Wanderwell.

Aloha Wanderwell adalah perempuan pertama yang berkendara keliling dunia.

Berkat kecakapannya menguasai banyak bahasa serta kemampuannya bergaul dengan orang-orang dengan berbagai latar belakang, Aloha berhasil menjelajahi 43 negara di 4 benua.

Bagaimana petualangan Aloha Wanderwell? Berikut perjalanannya!

Baca juga: Profil Virgil Abloh, Desainer Ternama yang Meninggal akibat Kanker

Mengikuti Ekspedisi Wanderwell

Aloha Wanderwell lahir pada 13 Oktober 1906 di Winnipeg. Dia lahir dengan nama Idris Galcia Hall.

Idris adalah anak dari pasangan prajurit Angkatan Darat Inggris Herbert Hall dan Margaret Headley Hall.

Melansir Atlas Obscura, 3 Juni 2016, setelah ayahnya terbunuh dalam aksi di Ypres pada Perang Dunia I, Juni 1917, ibunya memindahkan Idris dan adik perempuannya ke Eropa.

Ketika ayahnya terbunuh dalam perang, Wanderwell ingin mengambil peran sebagai kepala rumah tangga. Saat itu, usianya masih 16 tahun.

Saat Perang Besar hampir berakhir, Idris terdaftar di sekolah biara di Perancis. Dia dikenal sebagai siswi yang tomboy dan kerap berdebat dengan guru di sekolah.

Terinspirasi dari kisah-kisah fantastis yang dia baca dalam koleksi buku ayahnya, Idris memimpikan perjalanan ke petualangan ke pelosok dunia yang jauh.

Suatu hari, dia menemukan sebuah iklan Ekspedisi Wanderwell di Paris Herald. Iklan itu mengajak perempuan muda untuk ikut bergabung dalam sebuah ekspedisi.

Inisiator ekspedisi itu adalah Valerian Johannes Piecynski, yang kemudian lebih dikenal dengan nama Kapten Walter Wanderwell.

Walter adalah seorang mantan pelaut, pejalan kaki kelas dunia dan pengelana yang pernah dipenjara sebentar di AS karena dianggap sebagai mata-mata selama perang.

Kapten Wanderwell telah memulai ekspedisinya pada 1919 sebagai upaya untuk mempromosikan perdamaian dunia dan Liga Bangsa-Bangsa.

Idris tertarik dengan ekspedisi tersebut. Tanpa pikir panjang, ia segera melamar posisi sebagai sekretaris dan pengemudi untuk ekspedisi keliling dunia ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com