Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Kesepakatan Operasional Aritmatika

Kompas.com - 27/11/2021, 12:07 WIB
Ilustrasi. PIXABAY/ GERALTIlustrasi.

ARITMATIKA merupakan bagian matematika. Sementara, matematika adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Maka sebagai sebuah jenis bahasa terpaksa aritmatika harus terkait dengan kesepakatan oleh mereka yang memiliki wewenang alias kekuasaan untuk membuat kesepakatan.

Operasional

Aritmatika bukan soal benar atau keliru apalagi salah, namun terbatas pada soal kesepakatan apa yang telah disepakati oleh rezim matematika.

Sama halnya dengan saya adalah saya dan kamu adalah kamu mutlak tergantung pada kesepakatan bahwa saya adalah saya dan kamu adalah kamu maka saya adalah kamu dan kamu adalah saya juga mutlak tergantung pada kesepakatan semantikal yang menyepakati bahwa saya adalah kamu dan kamu adalah saya.

Ketimbang terlibat ke perdebatan mubazir tanpa akhir sampai akhir zaman adalah lebih bijak mari kita kembali ke semesta matematika khususnya aritmatika.

Ternyata para penguasa matematika sudah menyepakati demi tidak menggunakan istilah konspirasi terhadap susunan operasional aritmatika.

Satu di antara sekian banyak konspirasi, eh kesepakatan aritmatika adalah urutan operasional yang mendahulukan parentheses disusul eksponen lalu multiplikasi lalu divisi lalu adisi lalu subtraksi.

Urutan operasional mutlak disepakati untuk dipatuhi demi mencecah agar jangan sampai timbul hasil hitungan yang saling beda satu dengan lain-lainnya sehingga memicu perdebatan tanpa akhir kecuali dipaksakan dengan menggunakan kekuasaan.

Kesepakatan

Misalnya, ketika dihadapkan dengan sebuah masalah berapa hasil 8 + 2 x 5 bisa saja saya sebagai insan awam bilang 50 sementara para aritmatikawan/wati bilang 18.

Karena saya membuat hitungan berdasar urutan mana yang duluan dan mana yang belakangan maka saya menambah 8 dengan 2 sama dengan 10 dulu baru hasilnya = 10 saya kalikan dengan 5 sehingga hasilnya adalah sama dengan 50.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.