Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/11/2021, 13:30 WIB

KOMPAS.com - Tak semua bahan pangan yang aman dan menyehatkan manusia bisa aman pula untuk anjing kesayangan.

Ada beberapa bahan makanan yang sebaiknya tak diberikan kepada anjing karena bisa berpotensi meracuni tubuhnya.

Selain cokelat yang bisa membahayakan jantung anjing, masih ada beberapa jenis makanan baik buah atau daging yang bisa membahayakan kesehatan anjing.

Cokelat atau kakao sendiri mengandung theobromina yang memiliki efek sama seperti kafein. Yaitu bisa menaikkan tekanan darah anjing, memicu detak jantung lebih cepat, dan juga memicu kejang-kejang.

Baca juga: Beberapa Alasan Mengapa Anjing Suka Mengubur Tulang

Makanan yang berbahaya untuk anjing

Berikut ini adalah bahan makanan yang sebaiknya tak diberikan kepada anjing:

1.  Anggur

Anggur bisa menyebabkan gagal ginjal pada anjing.PIXABAY/PEXELS Anggur bisa menyebabkan gagal ginjal pada anjing.
Melansir dari Reader's Digestmeski anggur mengandung banyak vitamin C yang baik bagi tubuh manusia, namun anggur bisa membuat anjing muntah dan kehilangan selera makan.

Properti pada anggun bisa menyebabkan gangguan pada ginjal hingga gagal ginjal pada anjing. Gangguan kesehatan ini bisa bergejala muntah, diare, tremor dan depresi dengan sifat agresif yang muncul.

2. Bawang merah

Ketika mengolah daging untuk santapan anjing, jangan pernah membumbuinya dengan bawang merah. 

Bawang merah mengandung tiosulfat yang berpotensi merusak sel darah merah anjing dan menyebabkan gangguan hemolytic anemia.

Gejala yang muncul bisa berupa diare, muntah, susah bernapas, dan kelelahan. Gejala ini biasanya baru muncul dua hingga empat hari semenjak anjing terkontaminasi tiosulfat.

Baca juga: Mengapa Kucing dan Anjing Bermusuhan?

3. Kafein

Jangan pernah memberi anjing kesayangan minuman kopi atau teh karena kedua minuman ini mengandung kafein tinggi.

Kafein bisa memicu hipertensi, detak jantung yang berpacu tak normal, hipetermia dan kejang-kejang.

Kafein dalam dosis sangat kecil tak akan membahayakan anjing. Namun kafein dalam secangkir espresso kecil, bisa sangat mematikan untuk anjing.

4. Permen

Jangan memberikan makanan dengan kadar glukosa tinggi seperti permen kepada anjing.Unsplash/Laura Adai Jangan memberikan makanan dengan kadar glukosa tinggi seperti permen kepada anjing.
Anjing pantang makanan yang berkadar gula tinggi. Glukosa dalam takaran tinggi seperti pada permen bisa memicu pankreatitis dengan gejala yang baru muncul 2 hingga 4 hari sesudah waktu pengonsumsian.

Gejala yang ada bisa berupa diare, nyeri pada perut, kelelahan dan kehilangan napsu makan yang drastis.

Baca juga: Tanda-tanda Anjing Kesayangan Tengah Jatuh Sakit

5. Peach

Sama seperti anggur, buah peach sebaiknya juga tidak diberikan kepada para anjing kesayangan.

Meski mengandung banyak vitamin A, namun biji buah peach ternyata mengandung sianida alami meski dalam takaran rendah.

Nah sianida ini akan berefek mematikan jika terkonsumsi anjing. Sianida dalam biji peach bisa mengganggu proses jalannya oksigen di dalam tubuh sehingga menyebabkan beberapa organ penting tak mendapatkan oksigen yang cukup.

Keracunan sianida alami pada anjing bisa dilihat dari berbagai gejala seperti gusi yang memerah, pupil yang melebar dan kesulitan bernapas.

6. Ikan mentah

Ikan salmon mentah mengandung bakteri yang bisa mengganggu saluran cerna anjing.PIXABAY/RITAE Ikan salmon mentah mengandung bakteri yang bisa mengganggu saluran cerna anjing.
Ikan mentah juag sebaiknya tak diberikan kepada anjing. Mengonsumsi ikan mentah terlalu banyak bisa menyebabkan tubuh kekurangan vitamin B yang bisa ditandai dengan tubuh kejang-kejang.

Ikan yang paling berbahaya bagi anjing adalah ikan salmon. Di dalam ikan salmon mentah ada bakteri yang bisa menginfeksi saluran cerna anjing dan memicu gangguan kesehatan fatal.

Baca juga: Penasaran Mengapa Anjing Suka Makan Rumput? Ini Alasannya

7. Daging mentah

Siapa anjing yang menolak daging? Daging sapi, daging kambing dan daging ayam memang kesukaan anjing. Tapi hendaknya jangan diberikan dalam kondisi mentah. 

Olah dan masak dahulu hingga matang sebelum diberikan ke anjing, agar bakteri E.coli dan salmonella pada daging ikan hilang atau mati dan tak menginfeksi saluran cerna anjing. 

8. Garam

Ketika memasak daging, jangan pernah membumbuinya dengan bawang merah ataupun garam.

Ketika keracunan garam, anjing bisa mual, muntah, diare, dan mengalami gangguan pada ginjal yang terjadi dari level ringan hingga parah.

Selain 8 makanan di atas, hati-hati pula jika memberikan susu dan bahan makanan mengandung susu kepada anjing. Karena beberapa anjing memiliki alergi laktosa yang bisa memicu diare dan muntah-muntah.

Baca juga: Mengulik Sakit Gigi pada Anjing dan Kucing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+