Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai soal Add Yours Instagram Ungkap Data Pribadi, Ini Modus dan Cara Menghindarinya

Kompas.com - 24/11/2021, 14:30 WIB
Dandy Bayu Bramasta,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Fitur sticker "Add Yours" di platform Instagram tengah menjadi sorotan karena dinilai dapat disalahgunakan sebagai celah pencurian data pribadi.

Akun Twitter ini mengungkapkan bahwa seorang temannya mengaku menjadi korban penipuan dengan modus meminta transfer uang.

Menurut pemilik akun, temannya bersedia mengirimkan uang karena si penipu memanggil sang teman dengan nama panggilan masa kecilnya.

"Pagi tadi temen saya telepon, nangis-nangis abis ditipu katanya. Biasalah, penipu yang telepon minta transfer gitu. Yang bikin temen saya percaya, si penipu manggil dia (disensor). Itu adalah panggilan kecil teman saya, yang hanya orang dekat yang tau. Terus dia inget dia abis ikutan ini," tulis dia, Selasa (23/11/2021).

Pengguna tersebut kemudian membagikan tangkapan layar tren "variasi panggilan nama kamu" yang dibuat menggunakan fitur sticker "Add Yours" di Instagram.

Ia menduga, sang teman secara tidak sadar mengikuti tren "Add Yours" dengan menyebutkan "variasi nama panggilanmu".

Untuk menghindari hal sejenis, berikut hal yang perlu Anda pahami saat membagikan informasi atau mengikuti tren di media sosial.

Baca juga: Cara dan Syarat Mendapatkan Set Top Box (STB) Gratis dari Kominfo

Kenali modus-modusnya

Dihimpun dari akun Instagram resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), tren penipuan yang tengah marak di Instagram itu dikenal dengan nama social engineering.

Modus itu memanipulasi individu ataupun kelompok agar mau melakukan sesuatu atau menyerahkan informasi secara sukarela.

Tidak hanya di media sosial, modus serupa bisa dijalankan di layanan komunikasi manapun.

Di antaranya melalui telepon di mana penipu mengaku sebagai customer service ataupun staf bidang keuangan suatu perusahaan.

Biasanya mereka meminta data pribadi atau mengirimkan link tautan ke aplikasi pesan ataupun e-mail untuk kemudian setelah diakses oleh pemilik data pribadi data tersebut disalahgunakan.

Baca juga: Beredar Pesan WA Daftar Vaksin Situs PeduliLindungi Palsu, Ini Kata Kominfo

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kementerian Kominfo (@kemenkominfo)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kapan Waktu Terbaik Minum Probiotik?

Kapan Waktu Terbaik Minum Probiotik?

Tren
Suara PSI Melonjak di Sirekap, Ini Respons KPU dan Grace Natalie

Suara PSI Melonjak di Sirekap, Ini Respons KPU dan Grace Natalie

Tren
Arti dari 9 Bahasa Tubuh Kucing yang Ditunjukkan Melalui Posisi Ekornya

Arti dari 9 Bahasa Tubuh Kucing yang Ditunjukkan Melalui Posisi Ekornya

Tren
Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Kopi dengan Tambahan Gula Setiap Hari?

Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Kopi dengan Tambahan Gula Setiap Hari?

Tren
BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 3-4 Maret 2024

BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 3-4 Maret 2024

Tren
[POPULER TREN] Makanan yang Perlu Dihindari Saat Minum Kopi | Update Real Count Pileg 2024

[POPULER TREN] Makanan yang Perlu Dihindari Saat Minum Kopi | Update Real Count Pileg 2024

Tren
Misteri Suara Dentuman Berirama dari Kapal Selam Titan yang Tenggelam di Samudra Atlantik

Misteri Suara Dentuman Berirama dari Kapal Selam Titan yang Tenggelam di Samudra Atlantik

Tren
Cerita Ivana Bertemu Ed Sheeran di Pasar Santa Jakarta, Kebagian Vinyl Gratis

Cerita Ivana Bertemu Ed Sheeran di Pasar Santa Jakarta, Kebagian Vinyl Gratis

Tren
Link Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024, Lengkap di Seluruh Indonesia

Link Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024, Lengkap di Seluruh Indonesia

Tren
Sidang Isbat Awal Ramadhan 2024: Link, Tahapan, Jadwal dan Lokasi Pantau Hilal

Sidang Isbat Awal Ramadhan 2024: Link, Tahapan, Jadwal dan Lokasi Pantau Hilal

Tren
Viral, Video Dua Remaja Perempuan di Batam Di-bully dengan Ditendang Berkali-kali, Ini Motifnya

Viral, Video Dua Remaja Perempuan di Batam Di-bully dengan Ditendang Berkali-kali, Ini Motifnya

Tren
Penyebab Gempa M 4,9 yang Guncang Sukabumi, Tak Terkait Sesar Lembang

Penyebab Gempa M 4,9 yang Guncang Sukabumi, Tak Terkait Sesar Lembang

Tren
Gempa M 4,9 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa sampai Bandung dan Depok

Gempa M 4,9 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa sampai Bandung dan Depok

Tren
Cara dan Syarat Pinjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan, Bisa sampai Rp 25 Juta

Cara dan Syarat Pinjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan, Bisa sampai Rp 25 Juta

Tren
Cara Melihat Tweet Lama di X (Twitter) tanpa Harus 'Scroll'

Cara Melihat Tweet Lama di X (Twitter) tanpa Harus "Scroll"

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com