Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/11/2021, 17:00 WIB
Retia Kartika Dewi,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tupperware adalah salah satu benda berharga bagi ibu-ibu yang jangan sampai hilang. 

Apabila tempat minum atau bekal makanan dari Tupperware hilang, maka bisa saja Anda akan mendapat sanksi seperti yang diungkapkan sejumlah warganet berikut ini. 

"Tanyarl info tempat tinggal dong. yang angker juga gapapa. kalo gaada ya kolong jembatan kayaknya masih oke," tulis pengirim pada twit ini pada Minggu (21/11/2021).

Twit juga dilengkapi dengan tangkapan layar chat dari kontak WhatsApp bernama "Mamaa" yang menanyakan Tupperware miliknya ada di mana.

Selain itu, ada juga sejumlah warganet yang bernasib sama yakni pernah menghilangkan atau kehilangan Tupperware dan kena marah orangtuanya.

"Mak gua ngamuk banget pas ke kantor bapak gua eh tupperware tempat makannya jadi tempat oli, kata bapak kirain plastik biasa :))))))))))) gu dengernya jg kesel siii," tulis akun Twitter ini.

"Sudah pernah dan emng se ngeri itu, waktu smp bawa tupperware ilang jatuh dijalan, dibahas sampe 2 minggu kemudian dimarah" i sampe skrng trauma kalau pake tupperware," tulis salah satu warganet.

Baca juga: Seorang Pria Tembak Kakaknya setelah Bertengkar soal Tupperware

Lalu, apa yang membuat Tupperware begitu berharga? 

Sejarah Tupperware

Earl Tupper penemu Tupperwaregoodhousekeeping.com Earl Tupper penemu Tupperware

Dilansir dari The Independent, Jumat (8/10/2010), Tupperware pertama kali dikenalkan oleh seorang pebisnis dan ahli kimia bernama Earl Silas Tupper pada 1946. 

Ya, nama Tupperware berasal dari nama penemunya, Earl Tupper. 

Saat itu, Tupper sedang bereksperimen dengan plastik, yang menjadi hal baru dan belum populer.

Tupper mengubahnya menjadi plastik yang dapat dicetak yang fleksibel dan tahan lama.

Selanjutnya, ia membuat tutup plastik kedap udara untuk wadah plastiknya yang dapat digunakan untuk menyimpan makanan dan membuat makanan tetap segar meski dimasukkan di kulkas.

Lambat laun, produk tersebut disukai banyak orang dan dikenal sebagai Tupperware.

Baca juga: Viral, Pegadaian Terima Tupperware, Tertarik?

 

Fakta tentang Tupperware

Sejak berdirinya di era Perang Dunia II, Tupperware mengandalkan para ibu rumah tangga sebagai tenaga penjualnya.
Dok Tupperware Sejak berdirinya di era Perang Dunia II, Tupperware mengandalkan para ibu rumah tangga sebagai tenaga penjualnya.

1. Wadah kedap udara

Tutup Tupperware yang ikonik dan menjamin wadah kedap udara dan kedap air ini terinspirasi dari tutup kaleng cat

2. Tidak laku di toko

Meskipun memiliki teknologi penyimpanan makanan yang baik pada zamannya, namun belum banyak orang yang tahu tentang Tupperware.

Konsumen tidak memahami desain tutupnya yang membuat makanan tahan lama, sehingga tidak ada yang membeli Tupperware di toko. 

3. Penjualan door to door via Pesta Tupperware

Pesta Tupperware pertama diadakan pada tahun 1949 oleh seorang ibu tunggal di Detroit.

Brownie Wise datang ke Tupper dengan ide mengadakan acara di mana orang bisa menunjukkan kepada teman mereka tentang bagaimana manfaat Tupperware. 

Pada tahun 1951, konsep tersebut sangat sukses sehingga Tupper memutuskan untuk menarik produk dari toko dan menjual secara eksklusif melalui pesta.

4. Tupperware digigit tikus?

Plastik pembentuk Tupperware merupakan bioplastik, yaitu campuran dari sayuran dan buah-buahan yang teruji aman untuk makanan dan cukup ramah untuk lingkungan.

Wadah ini juga tidak berbau bahan kimia sehingga mungkin menarik perhatian tikus. 

Selain itu, tikus tertarik dengan Tupperware kemungkinan karena ada bau makanan yang tersisa atau menempel di produk tersebut, dan tidak dibersihkan dengan sempurna.

Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan produk secara teratur dan simpan produk di tempat yang bersih dan aman dari hama. 

Baca juga: Tupperware Perkenalkan Parutan Modern

 

5. Brownie Wise bawa kesuksesan Tupperware 

Dari awal, penjualan Tupperware sudah menerapkan strategi penjualan langsung ke rumah-rumah dengan istilah Tupperware Party.

Strategi ini dicetuskan oleh Brownie Wise, wakil presiden pemasaran yang mengantar Tupperware kepada kesuksesan

Tupperware menempatkan perempuan sebagai pusat penjualan dari rumah ke rumah. Berkatnya sangat membantu banyak perempuan, khususnya pada perang dunia ke II, untuk memiliki penghasilan sendiri. 

6. Pecah kongsi Tupper dan Brownie Wise

Di masa kesuksesan Tupperware, Tupper terlibat konflik dengan Wise yang lantas dipecatnya.

Pada masa itu, Wise begitu tenar dan lebih sering muncul di majalah dan publikasi bisnis ketimbang Tupper yang tidak suka tampil di depan umum.

7. Tupperware masuk Guinness Book of World Record

Tuperware masuk ke dalam daftar penemuan terbaik abad 20 Guinness Book of World Record, salah satunya berkat inovasi tutup kedap udara dan kedap air. 

Baca juga: Sandi: Saya Ngejar Finish 100 Pertama Ingin Dapat Tupperware

 

8. Garansi seumur hidup

Produk Tupperware dilindungi oleh Tupperware Lifetime Warranty/Garansi Seumur Hidup Tupperware.

Hal ini berarti, jika produk Tupperware rusak atau cacat dalam pemakaian normal non komersial (sesuai dengan fungsinya), maka dapat diklaim untuk mendapatkan penggantiannya secara gratis di kantor Distributor terdekat. 

9. Kesuksesan Tupperware

Pada tahun 2014, Tupperware Brands Corp. menghasilkan pendapatan 2,61 miliar dollar AS. 

Hari ini, di seluruh dunia, pesta Tupperware diadakan setiap 1,4 detik. Lebih dari 500.000 pesta Tupperware diadakan setiap tahun di Perancis saja .

Baca juga: Hari Batik, Tupperware Hadirkan Koleksi Batik karya Anne Avantie 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

29 Kereta yang Dapat Diskon Natal-Tahun Baru 20 Persen pada 12-13 Desember 2023

29 Kereta yang Dapat Diskon Natal-Tahun Baru 20 Persen pada 12-13 Desember 2023

Tren
Spesifikasi Pesawat Airbus A400M Pesanan Menhan untuk TNI AU

Spesifikasi Pesawat Airbus A400M Pesanan Menhan untuk TNI AU

Tren
Dibuka Besok, Simak Syarat dan Cara Daftar KPPS Pemilu 2024

Dibuka Besok, Simak Syarat dan Cara Daftar KPPS Pemilu 2024

Tren
Duduk Perkara Rian Mahendra Dilaporkan PO Sembodo soal Dugaan Kasus Penggelapan

Duduk Perkara Rian Mahendra Dilaporkan PO Sembodo soal Dugaan Kasus Penggelapan

Tren
Profil Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel, Moderator Debat Perdana Capres-Cawapres 2024

Profil Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel, Moderator Debat Perdana Capres-Cawapres 2024

Tren
Begini Cara Memilih dan Membelah Durian yang Tepat

Begini Cara Memilih dan Membelah Durian yang Tepat

Tren
Digdaya Metode Euler di 'Hidden Figures'

Digdaya Metode Euler di "Hidden Figures"

Tren
Kata Polisi Usai Disebut Lamban Usut Laporan KDRT Ibu yang 4 Anaknya Tewas di Jagakarsa

Kata Polisi Usai Disebut Lamban Usut Laporan KDRT Ibu yang 4 Anaknya Tewas di Jagakarsa

Tren
Daftar Lengkap 42 Uang Rupiah yang Ditarik dari Peredaran, Terbaru 3 Pecahan Koin Logam

Daftar Lengkap 42 Uang Rupiah yang Ditarik dari Peredaran, Terbaru 3 Pecahan Koin Logam

Tren
Cara dan Syarat Buat Pin Ibu Hamil untuk Naik KRL, Lewat Link dan Aplikasi

Cara dan Syarat Buat Pin Ibu Hamil untuk Naik KRL, Lewat Link dan Aplikasi

Tren
Beredar Pesan Berisi Warga Disebut Jadi Korban Penipuan yang Mengatasnamakan Kemenkes, Apa Isinya?

Beredar Pesan Berisi Warga Disebut Jadi Korban Penipuan yang Mengatasnamakan Kemenkes, Apa Isinya?

Tren
5 Fakta Pembunuhan Berantai di Wonogiri, Korban Dikubur di Bawah Kasur

5 Fakta Pembunuhan Berantai di Wonogiri, Korban Dikubur di Bawah Kasur

Tren
7 Gunung di Jawa Barat Perlu Diwaspadai Selama Musim Hujan, Apa Alasannya?

7 Gunung di Jawa Barat Perlu Diwaspadai Selama Musim Hujan, Apa Alasannya?

Tren
Pria yang Pernah Gugat Wanita Rp 34,8 Miliar Usai Cintanya Ditolak, Kini Terseret Banyak Kasus Penipuan

Pria yang Pernah Gugat Wanita Rp 34,8 Miliar Usai Cintanya Ditolak, Kini Terseret Banyak Kasus Penipuan

Tren
Mengunggah Foto Makanan Resto di Medsos, Wanita Ini Harus Bayar Hampir Rp 1 Miliar

Mengunggah Foto Makanan Resto di Medsos, Wanita Ini Harus Bayar Hampir Rp 1 Miliar

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com