Kompas.com - 14/11/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi Kilang Cilacap. Dok. PertaminaIlustrasi Kilang Cilacap.

KOMPAS.com - Tangki berisi komponen produk Pertalite dengan kapasitas sekitar 31.000 kiloliter di PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit IV Cilacap terbakar pada Sabtu (13/11/2021) pukul 19.20 WIB.

Diberitakan Kompas.id, Minggu (14/11/2021), kebakaran hanya berselang lima bulan dari musibah serupa pada 11 Juni 2021.

Dalam insiden kali ini, tak ada korban jiwa, tetapi sedikitnya 80 warga sekitar mengungsi.

Direktur Utama PT KPI Djoko Priyono memastikan, kebakaran berhasil dipadamkan Minggu (14/11/2021) pukul 07.45 WIB.

"Dapat kami laporkan kebakaran tangki telah dipadamkan secara normal pukul 07.45 WIB. Dan kami menyatakan aman pukul 09.15 WIB," kata Djoko dikutip dari Kompas.com, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: 5 Fakta Kebakaran Tangki Kilang Pertamina Cilacap

Berikut sejarah hingga potensi Refinery Unit IV Cilacap:

Kapasitas produksi terbesar

Dihimpun dari laman resmi Pertamina, Refinery Unit IV Cilacap merupakan salah satu dari 7 jajaran unit pengolahan di Tanah Air yang memiliki kapasitas produksi terbesar, yakni 348.000 barrel per hari, dan terlengkap fasilitasnya.

Pertamina menyatakan, kilang ini bernilai strategis karena memasok 34 persen kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) skala nasional atau 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa.

Selain itu, kilang Cilacap ini merupakan satu-satunya kilang di Indonesia yang saat ini memproduksi aspal dan base oil untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

Baca juga: Tangki Pertamina di Cilacap Terbakar, Upaya Pemadaman Dilakukan dengan High Capacity Foam Monitor

Adapun kilang di Pertamina Refinery Unit IV Cilacap terdiri atas sebagai berikut:

Kilang minyak I

Kilang minyak I dibangun pada 1974 dengan kapasitas semula 100.000 barrel per hari, dan mulai beroperasi sejak diresmikan Presiden Soeharto pada 24 Agustus 1976.

Sejalan dengan peningkatan kebutuhan konsumen, pada 1998/1999 ditingkatkan kapasitasnya melalui Debottlenecking project sehingga menjadi 118.000 barrel per hari.

Kilang ini dirancang untuk memproses bahan baku minyak mentah dari Timur Tengah, dengan maksud selain mendapatkan BBM sekaligus untuk mendapatkan produk non BBM (NBM) bahan dasar minyak pelumas (lube oil base) dan aspal.

Pengolahan minyak dari Timur tengah bertujuan agar dapat menghasilkan bahan dasar pelumas dan aspal, mengingat karakter minyak dari dalam negeri tidak cukup ekonomis untuk produksi dimaksud.

Baca juga: Tangki Pertamina di Kilang Cilacap Terbakar, Penyebab Masih Belum Diketahui

Kilang minyak II

Sedangkan Kilang Minyak II ini dibangun pada 1981, dengan pertimbangan untuk pemenuhan kebutuhan BBM dalam negeri yang terus meningkat.

Kilang yang mulai beroperasi 4 Agustus 1983 setelah diresmikan Presiden Soeharto, memiliki kapasitas awal 200.000 barrel per hari.

Kemudian mengingat laju peningkatan kebutuhan BBM di Tanah Air, sejalan dengan proyek peningkatan kapasitas (debottlenecking) pada 1998/1999, kapasitasnya juga ditingkatkan menjadi 230.000 barrel per hari.

Kilang ini mengolah minyak "cocktail", yaitu minyak campuran, tidak saja dari dalam negeri, juga impor dari luar negeri.

Baca juga: Video Viral Harga BBM di Sorong Mencapai Rp 50.000, Ini Kata Pertamina

Kilang Paraxylene

Kilang Paraxylene Cilacap dibangun pada 1988 dan beropersi setelah diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 Desember 1990.

Kilang ini menghasilkan produk NBM dan Petrokimia. Pertimbangan pembangunan Kilang ini didasarkan atas pertimbangan sejumlah hal, di antaranya:

  • Tersedianya bahan baku Naptha yang cukup dari Kilang Minyak II Cilacap
  • Adanya sarana pendukung berupa dermaga tangki dan utilitas
  • Terbukanya peluang pasar baik di dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Pertamina dan Telkom Buka Lowongan Kerja Berbagai Posisi, Cek Informasinya!

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Sembarangan Memegang Bayi, Perhatikan Hal Berikut...

Jangan Sembarangan Memegang Bayi, Perhatikan Hal Berikut...

Tren
Penyebab Selalu Turun Hujan Menjelang dan Saat Imlek

Penyebab Selalu Turun Hujan Menjelang dan Saat Imlek

Tren
UPDATE Corona Global 28 Januari 2022: Dominasi Varian Omicron di DKI Jakarta | Peningkatan Kasus Covid-19 di Korsel

UPDATE Corona Global 28 Januari 2022: Dominasi Varian Omicron di DKI Jakarta | Peningkatan Kasus Covid-19 di Korsel

Tren
Cara Dapatkan Layanan Telekonsultasi dan Paket Obat Gratis untuk Pasien Isoman Covid-19 Omicron

Cara Dapatkan Layanan Telekonsultasi dan Paket Obat Gratis untuk Pasien Isoman Covid-19 Omicron

Tren
Lowongan Kerja Januari 2022: Dari BPJamsostek, PT Brantas Abipraya, hingga BCA

Lowongan Kerja Januari 2022: Dari BPJamsostek, PT Brantas Abipraya, hingga BCA

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Uni Soviet Menembak Pesawat Jet AS, Tiga Orang Perwira Tewas

Hari Ini dalam Sejarah: Uni Soviet Menembak Pesawat Jet AS, Tiga Orang Perwira Tewas

Tren
Syarat dan Cara Daftar Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana 2022

Syarat dan Cara Daftar Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana 2022

Tren
Kesalahan Umum Saat Membuat Teh, Apa Saja?

Kesalahan Umum Saat Membuat Teh, Apa Saja?

Tren
[POPULER TREN] Mengenal Apa Itu Kopasgat | Adakah Peluang Honorer Jadi PNS?

[POPULER TREN] Mengenal Apa Itu Kopasgat | Adakah Peluang Honorer Jadi PNS?

Tren
Spesifikasi Senapan Serbu SS2 Semua Versi Garapan Pindad, Ini Kecanggihannya!

Spesifikasi Senapan Serbu SS2 Semua Versi Garapan Pindad, Ini Kecanggihannya!

Tren
Dibuka Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana 2022, Berapa Gajinya?

Dibuka Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana 2022, Berapa Gajinya?

Tren
Lowongan Kerja BUMN Konstruksi Virama Karya, Ini Posisi dan Syaratnya!

Lowongan Kerja BUMN Konstruksi Virama Karya, Ini Posisi dan Syaratnya!

Tren
Sejarah Kopasgat, Satuan Elite Baret Jingga TNI AU, Sebelumnya Bernama Korps Paskhas

Sejarah Kopasgat, Satuan Elite Baret Jingga TNI AU, Sebelumnya Bernama Korps Paskhas

Tren
Manfaat Mendengarkan Musik bagi Ibu Hamil, Janin, dan Bayi

Manfaat Mendengarkan Musik bagi Ibu Hamil, Janin, dan Bayi

Tren
Fenomena Bulan Hitam Akan Muncul di AS Akhir Januari, Indonesia Mei 2022, Ini Dampaknya

Fenomena Bulan Hitam Akan Muncul di AS Akhir Januari, Indonesia Mei 2022, Ini Dampaknya

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.