Kompas.com - 07/11/2021, 19:45 WIB
Banjir telah merendam Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) selama dua pekan atau sejak Jumat 22 Oktober 2021.   Hingga kini, air belum menunjukan tanda-tanda akan surut. Bahkan, akses kendaraan, khususnya roda dua, di dalam kota nyaris lumpuh. IstimewaBanjir telah merendam Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) selama dua pekan atau sejak Jumat 22 Oktober 2021. Hingga kini, air belum menunjukan tanda-tanda akan surut. Bahkan, akses kendaraan, khususnya roda dua, di dalam kota nyaris lumpuh.

KOMPAS.com – Lebih dari dua pekan banjir melanda wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) sejak Kamis (21/10/2021).

Pada Sabtu malam (6/11/2021) pukul 21.13 WIB tinggi muka air mengalami dilaporkan kembali mengalami kenaikan. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, ada 12 kecamatan yang tergenang banjir, mulai dari Kecamatan Binjai Hulu hingga Sintang.

“Pantauan BPBD setempat tinggi muka air mengalami kenaikan kembali. Hingga kini, Kabupaten Sintang masih berada pada status tanggap darurat,” kata Muhari kepada Kompas.com, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: 2 Pekan Sintang Kalbar Terendam Banjir, 2 Orang Meninggal, 87.496 Jiwa Terdampak

Wilayah terdampak banjir

Pihaknya mengatakan berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang ketinggian muka air berkisar 1 hingga 3 meter.

Adapun 12 kecamatan yang terdampak banjir yakni sebagai berikut:

  1. Kecamatan Kayan Hulu
  2. Kecamatan Kayan Hilir
  3. Kecamatan Binjai Hulu
  4. Kecamatan Sintang
  5. Kecamatan Tempunak
  6. Kecamatan Sepauk
  7. Kecamatan Ketungau Hilir
  8. Kecamatan Dedai
  9. Kecamatan Serawai
  10. Kecamatan Ambalau
  11. Kecamatan Sei Tabelian
  12. Kecamatan Kelam Permai

Sampai dengan Sabtu, ada sebanyak 24.522 kepala keluarga atau sekitar 87.496 jiwa terdampak banjir.

Banjir juga mengakibatkan dua warga meninggal, masing-masing di Kecamatan Tempunak dan Binjai.

Kerugian sementara tercatat sebanyak 21.000 unit rumah dan 5 jembatan terdampak, termasuk sejumlah sarana tempat ibadah terendam air.

Baca juga: 2 Warga Meninggal dan 21.000 Rumah Terendam akibat Banjir di Sintang Kalbar

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.