Kompas.com - 28/10/2021, 19:04 WIB
Tenaga kesehatan melakukan tes usap Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (28/7/2021). Dinas kesehatan Kota Manado meningkatkan testing dan tracing kasus COVID-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi warga yang tergolong Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT), sebagai bagian dari upaya percepatan penemuan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 untuk menekan terjadinya kasus perburukan maupun kematian. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/rwa.

ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONOTenaga kesehatan melakukan tes usap Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (28/7/2021). Dinas kesehatan Kota Manado meningkatkan testing dan tracing kasus COVID-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi warga yang tergolong Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT), sebagai bagian dari upaya percepatan penemuan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 untuk menekan terjadinya kasus perburukan maupun kematian. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/rwa.

KOMPAS.com – Pemerintah melalui Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 55 tentang Perubahan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 telah mengeluarkan aturan terbaru terkait masa berlaku penggunaan PCR dan Antigen untuk melakukan perjalanan.

Aturan ini mulai berlaku 27 Oktober 2021 hingga 1 November 2021.

Ketentuan masa berlaku penggunaan PCR dan antigen yakni untuk pelaku perjalanan domestik dengan mobil pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api).

Berikut ketentuannya:

  • PCR (H-3) untuk pesawat udara yang masuk atau keluar wilayah Jawa dan Bali
  • PCR (H-3) untuk pesawat udara antar wilayah Jawa dan Bali
  • Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kapal laut dan kereta api.

Baca juga: Jawaban Kemenkes soal Beda Harga Tes PCR Dulu dan Sekarang

Peraturan tersebut berlaku bagi wilayah dengan Level PPKM 1, 2, dan 3.

Imendagri tersebut menggantikan ketentuan masa berlaku penggunaan PCR dan antigen di mana pada peraturan sebelumnya pada daerah dengan PPKM level 3, 2, dan 1 ditetapkan bahwa hasil PCR masa berlaku adalah H-2 untuk pesawat udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan antigen masa berlaku H-1 untuk transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.

Harga PCR 

Pemerintah juga telah menurunkan batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK 02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR.

Selengkapnya, berikut batas tarif tertinggi pemeriksaan RT PCR termasuk pengambilan swab:

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona Global 5 Desember 2021: Lonjakan Rawat Inap Anak di Afrika Selatan | Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun di Australia

Update Corona Global 5 Desember 2021: Lonjakan Rawat Inap Anak di Afrika Selatan | Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun di Australia

Tren
[HOAKS] Kungkang Hewan yang Hampir Punah karena Ditumis

[HOAKS] Kungkang Hewan yang Hampir Punah karena Ditumis

Tren
Update Erupsi Gunung Semeru Pagi Ini dan Dampak Letusannya

Update Erupsi Gunung Semeru Pagi Ini dan Dampak Letusannya

Tren
Sejarah dan 15 Link Twibbon Hari Armada yang Diperingati Setiap 5 Desember

Sejarah dan 15 Link Twibbon Hari Armada yang Diperingati Setiap 5 Desember

Tren
Apakah Covid-19 Berdampak pada Pemberantasan Polio? Ini Kata WHO

Apakah Covid-19 Berdampak pada Pemberantasan Polio? Ini Kata WHO

Tren
Bagaimana Persiapan Kemenkes jika Kasus Omicron Terdeteksi di Indonesia?

Bagaimana Persiapan Kemenkes jika Kasus Omicron Terdeteksi di Indonesia?

Tren
[HOAKS] Film Omicron Tahun 1963 Berkaitan dengan Varian Baru Covid-19

[HOAKS] Film Omicron Tahun 1963 Berkaitan dengan Varian Baru Covid-19

Tren
[POPULER TREN] Update Erupsi Gunung Semeru | Lowongan Kerja Pemda DIY

[POPULER TREN] Update Erupsi Gunung Semeru | Lowongan Kerja Pemda DIY

Tren
Ada Varian Omicron, Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Naik 4 Kali Lipat dalam 4 Hari

Ada Varian Omicron, Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Naik 4 Kali Lipat dalam 4 Hari

Tren
Gunung Semeru Erupsi, Ini yang Harus Dilakukan Saat Erupsi Gunung Berapi

Gunung Semeru Erupsi, Ini yang Harus Dilakukan Saat Erupsi Gunung Berapi

Tren
Lokasi Pengungsian dan Update Dampak Letusan Erupsi Semeru

Lokasi Pengungsian dan Update Dampak Letusan Erupsi Semeru

Tren
Gunung Semeru Erupsi, Berikut Informasi Pengalihan Arus Lalu Lintas

Gunung Semeru Erupsi, Berikut Informasi Pengalihan Arus Lalu Lintas

Tren
Jokowi Minta Kapolda dan Kapolres Tak Sowan ke Ormas Bermasalah, Ini Kata Kompolnas

Jokowi Minta Kapolda dan Kapolres Tak Sowan ke Ormas Bermasalah, Ini Kata Kompolnas

Tren
Apakah Makanan Kucing Aman Dikonsumsi Anjing?

Apakah Makanan Kucing Aman Dikonsumsi Anjing?

Tren
Penjelasan KIPI soal Pria di Malang Mengaku Penglihatannya Kabur Setelah Disuntik Vaksin

Penjelasan KIPI soal Pria di Malang Mengaku Penglihatannya Kabur Setelah Disuntik Vaksin

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.