Kompas.com - 28/10/2021, 11:30 WIB
Kucing akan mencakar ketika marah atau bermain. Ketika Anda dicakar kucing, perhatikan terus perkembangan luka yang ada. Unsplash/Alexander McferonKucing akan mencakar ketika marah atau bermain. Ketika Anda dicakar kucing, perhatikan terus perkembangan luka yang ada.

KOMPAS.com - Cakaran kucing di tangan, kaki dan seluruh bagian tubuh kita adalah risiko yang harus kita terima ketika kita memutuskan untuk memelihara dan mencintai kucing.

Kucing sudah barang pasti akan mencakar ketika marah. Tapi terkadang ketika bermain, kucing pun bisa secara tak sengaja menggores kulit kita dengan cakar-cakarnya yang berujung runcing.

Cakaran kucing memang hal yang biasa. Namun bukan lantas Anda bisa menyepelekannya begitu saja.

Anda harus memantau bekas cakaran kucing yang ada waktu demi waktu. Karena beberapa luka cakaran bisa menimbulkan berbagai gangguan penyakit di tubuh kita.

Baca juga: Mitos, Minum Air Rendaman Ari-ari Kucing Bisa Lancarkan Persalinan, Ini Kata Dokter

Bahaya luka cakaran kucing

Melansir Johns Hopkins Medicine, cakaran dan gigitan kucing bisa membawa penyakit yang cukup serius.

Infeksi bakteri bisa terbawa masuk ke tubuh kita melalui air liur kucing. Nah kucing sendiri, mendapatkan bakteri ini dari kutu yang ada di tubuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika kucing mencakar sambil mengigit kita hingga timbul luka terbuka, saat itulah bakteri akan masuk ke aliran darah kita.

Infeksi bakteri dari kucing ini bisa masuk ke dalam tubuh jika kita melakukan hal-hal berikut ini:

  • Berinteraksi dekat dengan kucing, terutama anak kucing yang lebih playful alias senang bermain dan berisiko melukai kulit kita.
  • Tidak segera mencuci luka cakaran dengan air atau alkohol.
  • Membiarkan kucing menjilat luka cakaran atau luka terbuka lain yang ada di tubuh kita.
  • Membiarkan kucing peliharaan terinfeksi kutu.

Baca juga: Mengapa Kucing Suka Memanjat dan Duduk di Ketinggian?

Gejala infeksi akibat luka cakaran kucing

Luka cakaran kucing akan menutup dalam waktu cepat, dalam hitungan jam. Kemudian dalam hitungan beberapa hari, luka sudah bisa mengering dan seringnya tidak menimbulkan bekas luka.

Ketika luka cakaran kucing menimbulkan infeksi, luka akan melahirkan gejala seperti nyeri dan pembengkakan.Unsplash/Humberto Arellano Ketika luka cakaran kucing menimbulkan infeksi, luka akan melahirkan gejala seperti nyeri dan pembengkakan.
Ketika luka bekas cakaran kucing menimbulkan infeksi, luka tersebut akan melahirkan beberapa tanda.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.