Kompas.com - 26/10/2021, 13:30 WIB
Tangkapan layar situs web Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) saat diduga diretas. TWITTER/ @son1x777Tangkapan layar situs web Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) saat diduga diretas.

KOMPAS.com - Situs milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dibobol peretas. 

Hingga Selasa (26/10/2021) pukul 12.15 WIB situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) milik BSSN, https://pusmanas.bssn.go.id/ belum dapat diakses. 

Sebagai informasi, Pusmanas dibentuk BSSN untuk meningkatkan kemampuan deteksi terhadap serangan siber.

Selain juga memberikan literasi kepada masyarakat terkait risiko serangan malware yang digunakan untuk pencurian informasi sensitif dan finansial.

Baca juga: BSSN: Situs yang Diretas Berisi Data Repositori Malware

Diduga diretas seminggu lalu

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha, menyebut serangan diunggah pada hari Rabu, 20 Oktober 2021, oleh akun twitter @son1x777. Di unggahan tersebut dituliskan telah dihack oleh "theMx0nday".

“Dituliskan oleh pelaku deface bahwa aksi ini dilakukan untuk membalas pelaku yang diduga dari Indonesia yang telah meretas website negara Brasil,” ungkapnya pada Kompas.com, Selasa, (26/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pratama menjelaskan deface pada website merupakan peretasan ke sebuah website dan mengubah tampilannya. Perubahan tersebut bisa meliputi seluruh halaman atau di bagian tertentu saja.

Dia mencontohkan seperti font website yang diganti, muncul iklan mengganggu, hingga perubahan konten halaman secara keseluruhan.

"Seharusnya BSSN sejak awal mempunyai rencana mitigasi atau BCP (Business Continuity Planning) ketika terjadi serangan siber, karena induk CSIRT (Computer Security Incident Response Team) yang ada di Indonesia adalah BSSN," kata Pratama.

Dia menambahkan jika melihat sistem keamanan yang sudah baik di BSSN, kemungkinan ada pelanggaran SOP terhadap link pada www.pusmanas.bssn.go.id, karena mungkin tidak melewati proses Penetration Test terlebih dahulu ketika akan di-publish.

"Jangan dianggap semua serangan deface itu adalah serangan ringan, bisa jadi hackernya sudah masuk sampai ke dalam," kata pria asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini.

Baca juga: Situs BSSN Diretas, Anggota Komisi I: Pukulan Telak

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.