Kompas.com - 24/10/2021, 16:30 WIB
Mobil dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan terparkir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/8/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinMobil dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan terparkir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

KOMPAS.com - Belakangan ramai soal pelat nomor kendaraan dengan ekor RFS di media sosial.

Keriuhan ini usai pelat nomor berekor RFS dari mobil Toyota Alphard yang ditumpangi selebgram Rachel Vennya terekspos ke publik.

Bukan apa-apa, pelat nomor RFS memang identik dengan pelat khusus pejabat. Warganet pun bertanya-tanya. Bagaimana bisa?

Padahal, penggunaan pelat kendaraan khusus sendiri telah diatur dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Penerbitan Rekomendasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Khusus dan Rahasia Bagi Kendaraan Bermotor Dinas.

Berikut penjelasan dari kepolisian, sekaligus lebih jauh tentang pelat nomor khusus berkode "RF".

Apa saja jenisnya, untuk siapa, dan bagaimana peruntukannya?

Baca juga: Aturan Terbaru Naik Pesawat yang Mulai Berlaku Hari Ini

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beda RFS pelat khusus dan biasa

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pelat RFS pada mobil Rachel Vennya adalah nomor biasa dan bukan pelat nomor khusus.

Dia menjelaskan, kode RFS pada pelat nomor khusus memiliki kepala angka 1 pada TNKB, dan terdiri dari 4 digit angka.

Sementara mobil Alphard yang ditumpangi Rachel Vennya memiliki kepala angka 1 tetapi hanya 3 digit, dan itu bukan nopol khusus.

"RFS (pada mobil) Rachel Vennya itu pelat nomor biasa karena tiga angka, bukan pelat nomor khusus," ujar Sambodo, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (24/10/2021) siang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.