Kompas.com - 23/10/2021, 07:30 WIB
Ilustrasi hewan peliharaan Unsplash/Tran Mau Tri TamIlustrasi hewan peliharaan

KOMPAS.com - Ramai unggahan twit memperlihatkan seekor kucing yang tetap tenang saat dibawa pemiliknya bepergian menaiki bus, Senin (18/10/2021).

"Pets! lucu banget ibu sebelahku pulkam naik bus bawa kucing. sepanjang jalan tidur anteng banget," tulis pengirim pada akun Twitter @yourpetsfess.

Twit juga dilengkapi dengan foto anak kucing yang diselimuti kain berwarna merah muda.

Hingga Rabu (20/10/2021), twit itu sudah diretwit sebanyak 542 kali dan disukai sebanyak 7.105 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Bagaimana aturan membawa hewan peliharaan menggunakan transportasi umum?

Baca juga: Tips Mengajak Ngobrol Hewan Peliharaan di Rumah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aturan membawa hewan peliharaan naik pesawat

Dilansir dari situs resmi Garuda Indonesia, terdapat peraturan yang mesti ditaati penumpang jika ingin membawa hewan peliharaan dalam penerbangan pesawat Garuda Indonesia.

Pengangkutan hewan mamalia (peliharaan) diperbolehkan di dalam penerbangan domestik Garuda Indonesia, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Dapat diterima sebagai bagasi terdaftar saja. GA tidak akan menerima hewan untuk diangkut di kabin penumpang.
  • Dapat diterima hanya untuk penerbangan domestik GA, dengan durasi penerbangan tidak lebih dari 2 jam, tapi tidak dalam rute yang dimiliki oleh pesawat ATR72-600.
  • Dapat diterima hanya untuk penerbangan langsung, tidak transit, dan tidak ada pergantian pesawat dari tempat asal menuju ke tempat tujuan.
  • Tidak bisa diterima pada pesawat ATR72-600.
  • GA tidak menerima pengangkutan hewan yang langka atau terancam punah. GA memiliki peraturan ketat untuk hanya menerima pengangkutan hewan peliharaan (e.g.: anjing, kucing, marmut, yang ditempatkan di dalam ruangan).
  • Penumpang yang ingin membawa hewan hidup sebagai bagasi terdaftar harus melapor pada konter check-in paling lambat 1 jam sebelum jadwal waktu keberangkatan (STD - Scheduled Time of Departure)
  • Penumpang harus mempersiapkan kontainer atau peti kayu/kandang untuk hewan peliharaan mereka sendiri. GA tidak akan menyediakan kontainer.
  • Penumpang bertanggung jawab untuk memberi makan, minum dan membersihkan hewan peliharaan dan juga kandangnya.
  • Maksimal berat hewan (sudah termasuk kontainer/peti kayu/kandang) untuk diangkut sebagai bagasi terdaftar adalah 32 kg. Jika melebihi 32 kg, harus diangkut sebagai kargo.

Baca juga: 5 Tanda Kelinci Peliharaan Sedang Sakit

B. Peti Kayu

  • Semua hewan peliharaan yang diterima untuk pengangkutan harus disimpan di dalam peti kayu atau kandang, yang anti bocor dan dilengkapi dengan kunci gembok.
  • Peti kayu atau kandang harus memiliki ventilasi dan ruang yang cukup untuk hewan dapat bergerak di dalam peti kayu atau kandang.
  • Keduanya, berat hewan dan kandang tidak dihitung sebagai bagian dari alokasi bagasi gratis.
  • Anjing “Seeing Eye” dan Anjing “Hearing” diperbolehkan untuk diangkut dan diberlakukan bebas biaya (FOC).

C. Dokumen

Pada saat check-in, penumpang harus mempersiapkan:

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.