Kompas.com - 22/10/2021, 17:04 WIB
Ilustrasi penyakit Tipes, penyebab penyakit ini akibat infeksi bakteri Salmonella thypii. SHUTTERSTOCK/Kateryna KonIlustrasi penyakit Tipes, penyebab penyakit ini akibat infeksi bakteri Salmonella thypii.

KOMPAS.com - Wabah salmonella yang telah menginfeksi lebih dari 600 orang di Amerika Serikat telah dikaitkan dengan berbagai jenis bawang impor.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan, 652 orang terinfeksi salmonella dan dirawat di 129 rumah sakit.

Kendati demikian, tak ada kematian akibat salmonella yang dilaporkan.

"Bawang bombay yang tidak berlabel di rumah. Jangan makan jual, atau sajikan bawang merah, putih, atau kuning yang diimpor dari Meksiko dan didistribusikan ke seluruh AS oleh ProSource Inc, kata CDC, dikutip dari CNN.

Baca juga: Saat Wabah Salmonella Meluas ke 43 Negara Bagian AS...

Diberitakan Kompas.com (9/8/2020), BPOM Amerika atau Food and Drug Administration (FDA) pada tahun lalu melarang konsumen untuk makan bawang bombay dari Thomson International Incp.

Beberapa bawang itu dijual dengan berbagai merek di toko-toko seperti Walmart, Kroger, Fred Meyer, Publix, Giant Eagle, Food Lion, dan HEB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut CDC, data epidemiologi traceback menunjukkan bahwa salah satu sumber infeksi dalam wabah ini adalah bawang merah, putih, dan kuning.

Baca juga: Tak Hanya Covid-19, Afrika Barat Diserang 4 Wabah Sekaligus, Apa Saja?

Beberapa orang yang tertular salmonella disebut telah makan bawang di restoran yang sama.

Jumlah orang yang terinfeksi wabah salmonella ini kemungkinan lebih tinggi dari yang dilaporkan, dan wabah itu juga diyakini tidak terbatas pada negara bagian.

"Ini karena banyak orang sembuh tanpa perawatan medis dan tidak dites salmonella," jelas CDC.

Baca juga: Ramai soal Sejarah Pandemi Mematikan di Dunia dari Wabah Antonine hingga Covid-19

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.