Kompas.com - 17/10/2021, 12:17 WIB
Team Thomas Cup Indonesia berhasil memboyong kembali Piala Thomas dalam pertandingan di Bangkok bersama Team Manager Emon Suparman pada tahun 1976 telah tiba di lapangan udara Halim Perdanakusumah, telah disambut oleh para pelajar dan masyarakat ibukota. Pada gambar para peserta Team Thomas Cup Indonesia bersama team manager sedang membawa piala Thomas tersebut. Dok. KOMPASTeam Thomas Cup Indonesia berhasil memboyong kembali Piala Thomas dalam pertandingan di Bangkok bersama Team Manager Emon Suparman pada tahun 1976 telah tiba di lapangan udara Halim Perdanakusumah, telah disambut oleh para pelajar dan masyarakat ibukota. Pada gambar para peserta Team Thomas Cup Indonesia bersama team manager sedang membawa piala Thomas tersebut.

KOMPAS.com - Final Thomas Cup yang mempertemukan Indonesia dan China pada hari ini merupakan kali ke-6 kedua tim bertemu di babak puncak Piala Thomas.

Pada hari ini, Minggu (17/10/2021), Indonesia akan bertanding di final Thomas Cup 2020 yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Tim bulu tangkis putra Indonesia melenggang ke final Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan tuan rumah, Denmark, dengan skor 3-1 di babak semifinal.

Adapun China berhasil mengalahkan Jepang 3-1.

Baca juga: Jadwal Final Thomas Cup 2020 Hari Ini: Indonesia Vs China!

Pertandingan final Indonesia vs China akan berlangsung petang nanti, mulai pukul 18.00 WIB.

Baik Indonesia maupun China adalah pemegang rekor sebagai juara terbanyak Piala Thomas sepanjang sejarah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Indonesia tercatat pernah 13 kali memenangkan Thomas Cup, sementara China 10 kali. 

Bagaimana catatan 5 kali pertemuan Indonesia dengan China di final Piala Thomas?

1982

Pertemuan pertama Indonesia dengan China pada babak final Piala Thomas terjadi pada 1982 yang berlangsung di London, Inggris.

Pada final Thomas Cup edisi ke-12 itu, Indonesia kalah dari China dengan skor 4-5.

Dikutip dari Harian Kompas, 23 Mei 1982, kekalahan dari China merupakan kekalahan pertama Indonesia yang telah memonopoli Piala Thomas selama 24 tahun.

China menjadi juara baru kala itu.

Pemain Thomas Cup Indonesia saat itu, Rudy Hartono, mengatakan, kekalahan pada nomor beregu terasa lebih menyakitkan daripada saat kalah di nomor perorangan.

1984

Tim Indonesia saat berhasil meraih Piala Thomas 1984. Mereka merebut trofi dari genggaman RRT (Republik Rakyat Tiongkok).Tangkapan layar YouTube/Zoom Roemah Bhinneka Surabaya Tim Indonesia saat berhasil meraih Piala Thomas 1984. Mereka merebut trofi dari genggaman RRT (Republik Rakyat Tiongkok).
Dua tahun berselang, Indonesia balik mengalahkan China 3-2 pada partai final Piala Thomas 1984 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.