Kompas.com - 04/10/2021, 12:55 WIB
Puluhan investor beserta kontraktor nampak mendatangi kantor China Evergrande Group pada Selasa (14/09/2021) waktu setempat AFPPuluhan investor beserta kontraktor nampak mendatangi kantor China Evergrande Group pada Selasa (14/09/2021) waktu setempat

KOMPAS.com - Krisis keuangan yang dialami oleh raksasa properti China, Evergrande, membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengambil sikap waspada.

Diberitakan Kompas.com, 23 September 2021, Sri Mulyani mewaspadai jika krisis keuangan yang dialami Evergrande membuat raksasa konstruksi itu mengalami gagal bayar (default).

"Situasi ekonomi RRT (China) harus kita cermati dan kita waspadai. Kenaikan ekspor terutama komoditas sangat dipengaruhi oleh global economic recovery yang terutama di-drive oleh China, Eropa, dan Amerika," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, 23 September 2021.

Evergrande akan mencapai serangkaian tenggat waktu untuk pembayaran bunga obligasi dengan total puluhan juta dollar.

Pengembang real estate itu memiliki utang lebih dari 300 miliar dollar AS. Evergrande saat ini berupaya untuk memenuhi tenggat waktu pembayaran tersebut.

Namun, penjualan properti Evergrande kemungkinan akan terus turun secara signifikan pada September, setelah menurun selama berbulan-bulan, yang membuat situasi arus kasnya semakin mengerikan.

Baca juga: Apa Itu Evergrande? Kasusnya Berpotensi Picu Krisis Ekonomi Global..

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa yang terjadi jika Evergrande gagal bayar?

Ekonom yang juga Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, gagal bayar utang Evergrande membuat persepsi risiko di sektor properti meningkat.

Imbasnya, investor dan perbankan memiliki asesmen atau penilaian yang lebih ketat sebelum mendanai proyek properti atau real estate yang skalanya jumbo.

Bhima mengatakan, kondisi ini mengakibatkan fenomena credit crunch atau sulitnya mendapatkan pinjaman dengan bunga rendah bagi pengembang properti.

Padahal, menurut dia, proyek properti diperkirakan akan kembali booming di Tanah Air pasca-pandemi Covid-19.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.