Kompas.com - 03/10/2021, 18:50 WIB
ilustrasi bantuan sosial .ilustrasi bantuan sosial

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyalurkan insentif guru madrasah bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Besaran insentif yang diberikan sebesar Rp 250.000 per bukan dan disalurkan untuk 8 bulan sekaligus sehingga total yang didapatkan Rp 2 juta.

Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini pembayaran tunjangan insentif guru madrasah non-PNS dilakukan terpusat oleh Ditjen Pendidikan Islam kepada 320.000 guru.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain mengatakan, guru madrasah yang memenuhi kriteria akan mendapatkan insentif total Rp 2 juta tersebut.

"Jadi totalnya Rp 2 juta, dipotong pajak sesuai ketentuan undang-undang," kata Zain saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Insentif Guru Madrasah Non-PNS Mulai Disalurkan, Ini Cara Pencairannya

Kriteria guru madrasah non-PNS yang bisa dapat insentif

Untuk mendapatkan insentif tersebut, guru madrasah harus memenuhi kriteria berikut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program SIMPATIKA
  • Belum lulus sertifikasi
  • Memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  • Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama
  • Berstatus sebagai guru tetap madrasah
  • Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV
  • Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka di satminkalnya
  • Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kementerian Agama
  • Belum usia pensiun (60 tahun)
  • Tidak beralih status dari guru RA dan Madrasah.
  • Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah
  • Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif
  • Dinyatakan layak bayar oleh SIMPATIKA

Cara mencairkan insentif untuk guru madrasah non-PNS

Untuk proses pencairan, Zain menyebutkan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi penerima, yaitu:

  • Menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Surat keterangan berhak menerima tunjangan insentif
  • Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutral (SPTJM)

Untuk surat keterangan berhak menerima tunjangan insentif dan SPTJM, para guru dapat mengunduh dan mencetaknya melalui SIMPATIKA.

Oleh karena itu, ia meminta agar para guru madrasah non-PNS yang menjadi penerima tunjangan insentif untuk segera mengakses SIMPATIKA.

Menurut dia, dokumen yang sudah dicetak selanjutnya dibawa ke bank penyalur untuk proses aktivasi rekening.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.