Kompas.com - 30/09/2021, 20:30 WIB
Kafein yang berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti tangan tremor dan anxiety. Unsplash/Nicholas ng UlkKafein yang berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti tangan tremor dan anxiety.

KOMPAS.com - Kafein di dalam kopi bisa menimbulkan berbagai efek negatif jika kita mengonsumsinya secara berlebihan.

Meski bisa meningkatkan fokus, membuat terjaga dan mendongkrak mood, namun kebanyakan kafein di dalam sistem metabolisme bisa melahirkan beberapa efek negatif layaknya efek overdosis. 

Bagi Anda yang sensitif terhadap kafein, beberapa teguk kopi hitam saja sudah bisa memicu berbagai efek negatif ini.

Bermacam-macam sensasi tak enak akan mengendap dalam tubuh selama kafein masih beredar dalam aliran darah.

Dilansir dari American Academy of Sleep Medicine, pengaruh kafein akan mencapai puncaknya selepas 30 menit hingga 1 jam setelah Anda menyesap kopi.

Kafein ini akan terus beredar di aliran darah selama 3 hingga 5 jam. Jadi ketika Anda keracunan kafein, selama waktu itulah sensasi tak enak efek samping dari kafein akan Anda rasakan.

Baca juga: Mana yang Lebih Sehat, Kopi Panas atau Kopi Dingin?

Gejala kebanyakan kafein

Jika kafein sudah masuk ke dalam peredaran darah, kafein bisa menimbulkan anxiety.Unsplash/Uday Mittal Jika kafein sudah masuk ke dalam peredaran darah, kafein bisa menimbulkan anxiety.
Efek samping kafein bisa muncul karena beberapa faktor. Seperti ketahanan tubuh atau sistem metabolisme dalam mentoleransi kafein, kekuatan biji kopi yang ada, dan kondisi kesehatan Anda di waktu menyesap kopi.

Ada pun efek samping dari kafein bisa berupa gejala seperti berikut:

  • Sakit kepala.
  • Gelisah dan tremor pada tangan.
  • Insomnia.
  • Gugup.
  • Denyut jantung berdetak sangat cepat.
  • Mual atau sakit perut.
  • Muntah.

Baca juga: Ada Efek Sampingnya, Ini 7 Tanda Anda Kebanyakan Teh

Cara mengatasi kelebihan kafein

Ketika kafein sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh, sebenarnya tak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses pengeluarannya dari sistem metabolisme tubuh.

Hal ini lantaran kafein sudah terlanjur masuk ke peredaran darah, dan sudah menyebar ke seluruh penjuru tubuh.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.