Kompas.com - 26/09/2021, 08:16 WIB
Kawasan Gunung Guntur yang terbakar terlihat dari kawasan Desa Tanjung Kamuning Kecamatan Tarogong Kaler, Jumat (28/9/2018) pagi Kompas.com/Ari Maulana karangKawasan Gunung Guntur yang terbakar terlihat dari kawasan Desa Tanjung Kamuning Kecamatan Tarogong Kaler, Jumat (28/9/2018) pagi
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Gunung Guntur di Garut, Jawa Barat, memiliki sejarah panjang.

Gunung yang berlokasi di Kelurahan Pananjung dan Desa Pasawahan, Tarogong Kaler, itu pernah meletus sebanyak 23 kali.

Berdasarkan catata Wikipedia, gunung dengan ketinggian 2.249 meter dari permukaan laut itu pernah mengalami erupsi pada tahun 1847, 1843, 1841, 1840, 1836, 1834-35, 1833, 1832, 1832, 1829, 1828, 1827, 1825, 1818, 1816, 1815, 1809, 1807, 1803, 1800, 1780, 1777, dan 1690.

Gunung Guntur memiliki kawasan hutan Dipterokarp Bukit, Dipterokarp Atas, Hutan Montane, dan hutan gunung.

Baca juga: Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Terdapat kaldera di puncak Gunung Guntur. Kaldera itu memiliki ukuran luas dan dalam bekas yang berasal dari bekas letusan.

Gunung tersebut memiliki karakteristik berpasir dan gersang sehingga tidak banyak ditumbuhi tanaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanaman yang tumbuh hanyalah ilalang yang mengelilingi kawasan itu mirip padang savana.

Masih menurut Wikipedia, Gunung Guntur mulai ramai didaki pada tahun 2013 hingga sekarang. Ada beberapa pos dan juga warung di lokasi itu.

Menyimpan kisah mistis

Gunung Guntur terkenal dengan kawasan pendakian yang menyimpan kisah mistis. Banyak pendaki yang hilang di gunung tersebut namun ditemukan dalam keadaan selamat.

Kisah terbaru terjadi pada Muhammad Gibran Ar Rasyid (14), warga Kampung Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Garut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.