Kompas.com - 24/09/2021, 13:30 WIB
Ilustrasi Hoaks KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoIlustrasi Hoaks
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah informasi yang menyebutkan penyebab gangguan jaringan sejumlah provider di Indonesia, beredar di media sosial.

Dalam unggahannya, sejumlah akun itu menyebut gangguan jaringan internet yang terjadi akibat terkena hack atau diretas.

Dari panelusuruan Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut tidaklah benar atau hoaks.

Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono mengatakan, gangguan jaringan internet Telkom berasal dari kabel bawah laut di titik sekitar 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut.

Narasi yang beredar

Informasi yang menyebutkan gangguan jaringan provider Indonesia akibat hack atau diretas diunggah oleh akun ini, ini, ini, ini, dan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut salah satu isi unggahannya:

Sedikit Informasi saat ini lagi gangguan massal se Indonesia utk pengguna jaringan WiFi Indihome dr Telkom dan jga jaringan Telkomsel,XL, Indonesia Di Karenakan provider yg ada di Indonesia LG kena hack...

Unggahan hoaks gangguan jaringan provider di Indonesia karena hack Unggahan hoaks gangguan jaringan provider di Indonesia karena hack

Postingan tersebut diunggah pada 19 September 2021 pukul 20.51 dan disukai 21 orang, serta dikomentasi dua orang. 

Penelusuran Kompas.com

Informasi yang menyebut gangguan jaringan internet pada provider Indonesia karena di-hack atau diretas adalah tidak benar. 

Melansir pemberitaan Kompas.com, Senin (20/9/2021), Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono mengatakan, gangguan jaringan internet Telkom teridentifikasi berasal dari titik sekitar 1,5 km lepas pantai Batam.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.