Kompas.com - 24/09/2021, 10:10 WIB
Pendarahan pada anak bisa bergejala pusing dan muntah hebat. Unsplash/Fransisco GonzalesPendarahan pada anak bisa bergejala pusing dan muntah hebat.

KOMPAS.com - Pendarahan otak yang dialami Tukul Arwana bergejala awal hanya pusing kepala kemudian lemas.

Perdarahan otak juga juga pernah dialami aktor senior Tio Pakusadewo, Dylan Carr, juga aktris Inggris terkenal, Emilia Clarke. 

Pendarahan otak dinilai sebagai momok seram yang menghantui dewasa, terutama bagi mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun.

Padahal pendarahan otak tak hanya mengenal usia matang saja. Pendarahan otak pun bisa mengenai anak-anak, bahkan mereka yang masih dalam usia balita.

Bahkan di anak-anak, pendarahan bisa terjadi dengan efek sisa sama parahnya. Terutama jika pendarahan otak pada anak terjadi di usia anak tengah maksimal dalam bertumbuh dan berkembang, misalnya di usia bawah lima tahun.

Baca juga: Tukul Arwana Diduga Pendarahan Otak, Waspadai Dampaknya Bisa Sebabkan Stroke hingga Kematian

Penyebab pendarahan otak anak

Pendarahan otak pada anak bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu pendarahan karena trauma dan pendarahan karena non trauma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pendarahan karena trauma bisa karena kecelakaan dan kepala cedera, atau multiple injury yang membuat kepala terbentur dan kemudian mengalami pendarahan," papar dr. K.S Denta, Msc, Sp.A.

Sedangkan pendarahan karena non trauma atau disebut pula pendarahan spontan, bisa terjadi karena banyak hal.

Trauma benturan kepala bisa mengakibatkan pendarahan pada otak.Unsplash/Marcos Paulo Trauma benturan kepala bisa mengakibatkan pendarahan pada otak.
Bisa karena anak memiliki kelainan dalam pembuluh darah di otaknya, atau anak memiliki kelainan hematologi atau kelainan darah. 

"Kelainan dalam darah ini misalnya adanya trombositopenia atau kekurangan trombosit. Karena trombosit kurang, maka tubuh jadi lebih gampang berdarah," ujar spesialis anak ini.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.