Kompas.com - 23/09/2021, 07:30 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video dengan narasi bahwa internet akan mati selama 6 hari beredar di media sosial Facebook dan TikTok.

Video itu memuat narasi "Internet akan mati selama 6 hari", diikuti dengan tangkapan layar pemberitaan media soal gangguan jaringan Indihome dan Telkomsel karena adanya kerusakan kabel bawah laut.

Saat dikonfirmasi, Telkom menyatakan informasi ini tidak benar.

Tidak benar bahwa internet akan mati selama 6 hari karena adanya gangguan tersebut.

Narasi yang beredar

Sejumlah akun di media sosial Facebook membagikan video yang sama, dengan narasi "Internet akan mati selama 6 hari" diikuti oleh tangkapan layar sejumlah pemberitaan gangguan internet Indihome dan Telkomsel karena kerusakan kabel bawah laut.

Video itu di antaranya dibagikan akun ini, ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.

Beredar video dengan narasi bahwa internet akan mati selama 6 hari karena adanya gangguan kabel bawah laut. Informasi ini tidak benar.Akun Facebook Beredar video dengan narasi bahwa internet akan mati selama 6 hari karena adanya gangguan kabel bawah laut. Informasi ini tidak benar.
Selain video, sejumlah akun juga membagikan status dengan informasi yang sama. Status itu di antaranya dibagikan akun ini dan ini.

Beredar informasi bahwa internet akan mati selama 6 hari karena ada perbaikan kabel bawah laut. Informasi ini tidak benar.Akun Facebook Beredar informasi bahwa internet akan mati selama 6 hari karena ada perbaikan kabel bawah laut. Informasi ini tidak benar.

Konfirmasi Kompas.com

Saat dikonfirmasi, Selasa (21/9/2021), SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza mengatakan, informasi yang menyebut layanan internet akan mati selama 6 hari akibat perbaikan kabel bawah laut adalah tidak benar.

“Sehubungan dengan beredarnya video terkait penyambungan kabel bawah laut di platform Tiktok yang diduga milik Telkom serta pemberitaan mengenai gangguan internet yang akan mati selama 6 hari, dapat kami sampaikan bahwa berita dan video tersebut adalah hoaks,” ujar Reza, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/9/2021).

Reza menyebutkan, Telkom mengupayakan percepatan perbaikan layanan fixed dan mobile broadband. 

Hingga Selasa lalu, kata dia, jaringan mulai membaik secara bertahap di beberapa lokasi sejalan dengan penambahan kapasitas jaringan.

“Dengan diketahuinya titik gangguan di sekitar 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut, kami segera mempersiapkan upaya perbaikan agar secepatnya infrastruktur tersebut dapat segera berfungsi normal dan digunakan pelanggan seperti sedia kala,” ujar dia.

Masyarakat diimbau tidak mudah memercayai dan menyebarluaskan informasi hoaks yang berpotensi merugikan banyak pihak dan bisa berdampak proses hukum. 

Kesimpulan

Informasi dan video yang menyebutkan jaringan internet akan mati selama 6 hari karena adanya perbaikan kabel bawah laut adalah tidak benar alias hoaks.

Telkom menyatakan, perbaikan akibat gangguan kabel bawah laut masih terus dilakukan, dan tidak benar jika disebut internet akan mati selama 6 hari.

Di beberapa wilayah, jaringan mulai membaik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.