Kompas.com - 22/09/2021, 06:31 WIB
Ilustrasi tanaman hias Monstera adansonii atau janda bolong. SHUTTERSTOCK/IWANDIlustrasi tanaman hias Monstera adansonii atau janda bolong.

KOMPAS.com - Tanaman hias Monstera variegata baru-baru ini ramai diperbincangkan masyarakat karena harganya yang cukup fantastis.

Seorang warga Kecamatan Banjarsari, Solo bernama Sri Hastuti (41) bahkan membeli tanaman hias tersebut dengan harga Rp 225 juta.

Sri Hastuti mengaku membeli Monstera variegata tersebut dari daerah lereng Gunung Lawu, tepatnya di Dusun Mogol, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

"Monstera ini saya dapatkan di lereng Gunung Lawu Dusun Mogol. Saya langsung ke yang punya langsung saya tawar, tak kurangi harganya tidak boleh. Ya sudah deal harganya Rp 225 juta," kata Sri Hastuti, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Heboh Monstera Variegata Rp 225 Juta, Ini Alasan Harganya Mahal

Lantas apa yang membuat harga tanaman hias bisa sangat mahal?

Alasan tanaman hias mahal harganya

Ketua Laboratorium Pengelolaan Lanskap dari Jurusan Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian Institut Bogor (IPB) Prof Hadi Susilo Arifin mengatakan, faktor yang memengaruhi atau yang membuat suatu jenis tanaman menjadi populer sehingga harganya naik yakni karena adanya influencer yang mempromosikannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika orang-orang melihat influencer memiliki tanaman jenis tertentu yang belum terkenal, dan dinilai bagus, maka penonton cenderung menirunya.

Fenomena tokoh yang ditiru atau diikuti oleh banyak orang dan membuat barang menjadi memiliki nilai jual yang tinggi juga dikenal dengan sebutan trendsetter.

"Karena influencer memiliki tanaman, maka ia juga dapat mempromosikannya kepada masyarakat hingga tanaman itu jadi populer," ujarnya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Mengenal Janda Bolong atau Monstera Adansonii, Tanaman Hias yang Sedang Diminati

Hadi mengatakan, adanya suatu tanaman yang menjadi populer itu bergantung pada trendsetter yang ahli dalam mempromosikan barang.

Maka tidak heran jika tanaman hias jenis tertentu menjadi barang yang populer secara musiman saja.

"Pinter-pinternya trendsetter, karena dia bisa menangkap momentum ini, dia berpikir apakah orang-orang bakal tertarik atau tidak jika ia mengenalkan suatu produk atau barang tertentu," kata dia.

Baca juga: Di Balik Mahalnya Janda Bolong, Apa yang Terjadi?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.