Kompas.com - 20/09/2021, 06:30 WIB
Ilustrasi buah kelengkeng di pohon. PIXABAY/LAM HUYNH VUIlustrasi buah kelengkeng di pohon.

KOMPAS.com - Cara menanam kelengkeng agar cepat berbuah tidaklah sulit, apabila telah mengetahui tata caranya. 

Sebab kelengkeng dapat tumbuh dengan baik di suhu tropis, dengan media tanam di lahan atau pot, yang dikenal dengan sistem tanam tabulampot.

Budidaya kelengkeng dapat menjadi pilihan bisnis yang menggiurkan, karena harga buah ini termasuk tinggi dan penggemarnya sangat banyak.

Baca juga: Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami Tanpa Obat

Manfaat kelengkeng

Manfaat kelengkeng di antaranya kaya akan vitamin C. Dikutip dari WebMD, satu buah kelengkeng, bahkan cukup untuk menyediakan kebutuhan vitamin C dalam satu hari.

Vitamin C berguna untuk mengurangi peradangan. Sehingga, buah ini cocok dikonsumsi untuk mereka yang sedang menderita sariawan dan sakit pada gusi.

Vitamin C juga berperan penting dalam pembentukan kolagen, senyawa yang merupakan pembentuk otot, tulang rawan, tulang, dan bagian penting dalam tubuh lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam beberapa penelitian, vitamin C sangat berperan penting sebagai antioksidan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan jantung.

Selain itu, kelengkeng juga merupakan buah yang kaya akan kalium dan potasium. Dua zat penting dalam mengontrol tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan faktor penyebab penyakit seperti stroke.

Mereka yang memiliki asupan kalium yang cukup memiliki risiko stroke yang lebih rendah.

Baca juga: 14 Makanan dan Minuman Penurun Gejala Asam Lambung

 

Cara menanam kelengkeng di rumah

1. Pemilihan bibit

Dikutip dari Dinas Pertanian Buleleng, Langkah pertama yang harus dilakukan apabila ingin mendapatkan hasil kelengkeng yang berkualitas, yaitu memilih bibit terbaik.

Terdapat berbagai jenis bibit kelengkeng yang dapat dipilih, baik bibit stek, cangkok, ataupun biji.

  • Biji: Saat memilih bibit dalam bentuk biji, maka pilih biji yang berasal dari buah kelengkeng yang telah tua.

Bibit dari biji kelengkeng lebih mudah didapatkan, tapi kelemahannya memiliki pertumbuhan yang tergolong lambat.

  • Cangkok dan stek: Bibit yang berasal dari stek dan cangkok biasanya lebih banyak diminati dibandingkan dengan bibit biji.

Apabila menggunakan bibit cangkok, pilih yang berasal dari indukan produktif, begitu juga jika memilih bitik stek. Perlu diketahui, batang yang baik untuk bibit stek berukurang sekitar 15-20 cm.

Baca juga: Cara Menanam Anggur dari Bijinya, Mudah Dilakukan di Rumah

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.