Kompas.com - 19/09/2021, 12:30 WIB
Ilustrasi: Peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kota Surabaya bersiap sebelum mengerjakan soal di Gelanggang Remaja, Surabaya, Senin (10/2/2020). KOMPAS/Bahana Patria GuptaIlustrasi: Peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kota Surabaya bersiap sebelum mengerjakan soal di Gelanggang Remaja, Surabaya, Senin (10/2/2020).

KOMPAS.com - Peserta seleksi CPNS 2021 sempat mengeluhkan jaringan yang bermasalah saat tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Sabtu (18/9/2021).

Salah satunya, seperti yang diungkapkan akun Twitter @aswimanar.

"Sesi 1 tes CPNS di NTT pada instansi Mahkamah Agung yg seharusnya dimulai pkl 08.00 pada akhirnya dimulai sekitar pkl 11.30. Diakibatkan jaringan yang bermasalah," tulisnya.

Menurutnya, meskipun telah ada perbaikan sistem, kendala ini mengurangi jatah waktu peserta mengerjakan soal SKD CPNS.

Ia menceritakan, adanya kendala jaringan tersebut membuat peserta SKD harus login ulang sebanyak tiga kali, padahal peserta sudah mulai mengerjakan soal.

"Namun secara tiba-tiba jaringan putus. Ada jeda jaringan saat reload, tetapi waktu tetap berjalan. Sehingga mengurangi jatah waktu yg maksimal," kicau akun @aswimanar.

Baca juga: Update Skor Peserta SKD CPNS 2021: Tertinggi Tembus 510, Ini Kuncinya!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Apakah Semua Peserta SKD CPNS yang Lolos Passing Grade Bisa Ikut SKB? Ini Ketentuannya!

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.