Kompas.com - 18/09/2021, 13:23 WIB
Tangkapan layar informasi yang menyebut Kemenkes tidak menanggung biaya pasien Covid-19 mulai 1 Oktober. FacebookTangkapan layar informasi yang menyebut Kemenkes tidak menanggung biaya pasien Covid-19 mulai 1 Oktober.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Di media sosial beredar informasi yang menyebut bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak lagi menanggung biaya pasien Covid-19 mulai 1 Oktober.

Informasi ini beredar di media sosial Facebook pada Jumat (17/9/2021).

Narasi yang beredar juga menyebutkan, BPJS hanya meng-cover biaya pasien Covid-19 maksimal Rp 18 juta.

Saat dikonfirmasi, Kemenkes menegaskan informasi itu hoaks. Pemerintah masih tetap membiayai pasien Covid-19 dan tidak ada batasan biaya perawatan.

Narasi yang beredar

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, informasi itu diunggah oleh akun Facebook berikut.

Dalam narasi unggahan itu, disebutkan bahwa orang yang memiliki asuransi dan orang yang memiliki uang akan tetap tenang dengan biaya perawatan Covid-19. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang punya Asuransi pasti tenang aja... Yang banyak Duit tdk punya Asuransi gpp juga... Yg belum punya Asuransi Dan tidak Ada duit yaaa harus mikir yaaa.. Semoga sehat2 semuaaa....," tulis pengunggah dalam status Facebooknya.

Tangkapan layar informasi yang menyebut Kemenkes tidak menanggung biaya pasien Covid-19 mulai 1 Oktober.Facebook Tangkapan layar informasi yang menyebut Kemenkes tidak menanggung biaya pasien Covid-19 mulai 1 Oktober.

Ia menyertakan foto bergambar nakes dengan tulisan, "INGAT Mulai 1 Oktober pasien Covid tidak ditanggung Kemenkes lagi, BPJS hanya cover maksimal 18Juta.! Alternatif lain pake Asuransi sendiri. Jaga diri baik-baik". 

Konfirmasi Kompas.com

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P sekaligus Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, menegaskan, informasi tersebut hoaks.

"Hoaks, informasi itu tidak benar," ujar Nadia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/9/2021).

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.