Kompas.com - 18/09/2021, 07:10 WIB
Ilustrasi tanaman cabai, menanam cabai. SHUTTERSTOCK/KHAN3145Ilustrasi tanaman cabai, menanam cabai.

KOMPAS.com - Menanam cabai bisa menjadi pilihan bagi kamu yang hobi bercocok tanam. Salah satu keuntungan menanam cabai ialah bisa menghemat pengeluaran terlebih jika kamu adalah seorang penyuka pedas.

Tak perlu khawatir soal lahan. Cabai bisa ditanam di pekarangan rumah, dengan pot maupun polybag. Untuk menanam cabai di rumah, ada sejumlah tips yang dapat kamu ikuti agar tumbuhan pedas yang satu ini bisa cepat berbuah.

Hanya saja perlu diingat bahwa menanam cabai itu termasuk gampang-gampang sulit, karena itu perlu ketelitian dan kesabaran.

Kadang, tanaman cabai mungkin bisa hidup, namun buahnya sangat jarang bahkan terbilang sedikit.

Dilansir dari berita Kompas.com (2/9/2021), berikut ini tips menanam cabai agar berbuah lebat dan cepat:

Baca juga: Tips Menanam Cabai agar Berbuah Lebat dan Cepat

1. Siapkan media semai menanam cabai

Ilustrasi tanaman cabai, daun cabai.SHUTTERSTOCK/PIOTR.MA Ilustrasi tanaman cabai, daun cabai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum mulai menanam cabai, yang pertama perlu kamu lakukan adalah menyiapkan media untuk menyemai benih cabai.

Media yang dianjurkan untuk penyemaian adalah campuran tanah, pupuk kandang atau kompos dan sekam bakar dengan perbandingan 3:2:1. Untuk mencegah serangan penyakit, media semai terlebih dahulu disterilisasi.

Caranya yakni dengan mengukus media atau dengan menjemur di panas matahari. Kemudian didinginkan, dimasukkan ke dalam wadah penyemaian, lalu disiram.

Untuk wadahnya, kamu bisa menggunakan polybag kecil, kantung plastik, gelas plastik yang diberi lubang, atau membeli tray semai yang ada di pasaran.

Jika menginginkan yang lebih ekonomis, kamu juga bisa menggunakan kotak telur yang biasa kamu dapatkan saat membeli telur di pasar.

2. Siapkan benih untuk menanam cabai

Kemudian yang kedua adalah menyiapkan benih. Untuk benih, kamu bisa menggunakan cabai yang memiliki kualitas baik dengan buah yang penuh, padar dan matang.

Caranya yakni sebelum disemai, rendam benih dalam air hangat kuku, sekitar 45-50 derajat celsius selama satu jam. Pilih benih yang mengendap di bawah. Cara ini juga dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan benih.

Sementara agar tanaman terhindar dari serangan jamur, benih sebaiknya juga direndam dalam larutan fungisida Previcur N dengan dosis 1-2 cc per liter air selama satu minggu.

Setelah itu benih ditiriskan dan dikering anginkan di atas kertas koran agar tidak lengket di tangan saat proses penyemaian.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.