Kompas.com - 18/09/2021, 06:04 WIB
Tangkapan layar video viral bernarasi seorang polisi menghentikan pengendara sepeda motor dengan cara mendorong. FACEBOOKTangkapan layar video viral bernarasi seorang polisi menghentikan pengendara sepeda motor dengan cara mendorong.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) memberikan klarifikasi soal video viral yang menyebut bahwa oknum polisi mendorong pengendara motor hingga jatuh.

Video itu beredar di media sosial dan menyebar luas.

Menurut Polda Jateng, kejadian yang sesungguhnya tak seperti yang dinarasikan dalam unggahan di media sosial.

Berita soal ini menjadi salah satu berita yang banyak dibaca di laman Tren sepanjang Jumat (17/9/2021) hingga Sabtu (18/9/2021) pagi.

Berita lainnya, seputar rumor yang menyebutkan mulai 1 Oktober 2021, biaya perawatan pasien Covid-19 tak lagi ditanggung pemerintah.

Kementerian Kesehatan memastikan informasi ini tidak benar.

Selengkapnya, berikut sejumlah berita populer Tren:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Video viral polisi disebut dorong pengendara motor

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy membantah narasi video viral yang menyebutkan seorang polisi menghentikan pengendara sepeda motor dengan cara didorong.

Menurut dia, yang terjadi di luar kesengajaan. Kondisi motor, kata Iqbal, tidak seimbang dan akhirnya pengendara serta orang yang dibonceng jatuh.

Simak selengkapnya pernyataan Iqbal dalam berita berikut ini:

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.