Kompas.com - 15/09/2021, 12:21 WIB
Ilustrasi truk melaju di jalan raya. SHUTTERSTOCK/lassedesignenIlustrasi truk melaju di jalan raya.

KOMPAS.com - Sebuah video yang menampilkan gerombolan anak baru gede (ABG) mengadang truk yang tengah melintas viral di media sosial.

Video itu dibagikan oleh akun Siswaji Priatmoko di grup Facebook Komunitas Dashcam Indonesia, Minggu (12/9/2021).

"Nilai SENDIRI.....DEMI KONTEN. JAGA ANGGOTA KELUARGA KITA TERUTAMA YG MSH PUNYA ANAK, SODARA usia ABG, BERILAH EDUKASI UNTUK "DONT TRY THIS AT ANY WHERE N ANY MOMENT. tkp. dpn bank BJB jl. Sukabumi-Cianjur jm 12 mlm," demikian keterangan yang tertulis pada unggahan.

Dalam video, terlihat segerombolan remaja tersebut awalnya berkumpul di pinggir jalan.

Namun, saat terlihat ada truk yang akan melintas, mereka nekat menyetop dan mengadang dengan berdiri di depan truk tersebut.

Nahas, truk yang diadang tak berhasil berhenti.

Hingga Rabu (15/9/2021) siang ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 8.500 kali, disukai 325 kali, dan dikomentari 152 kali oleh warganet.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa itu terjadi di Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga: Viral, Video Oknum TNI Tendang dan Paksa Pemuda Tempelkan Kuping ke Knalpot, Ini Ceritanya

Penjelasan polisi

Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Cianjur AKP Mangku Anom membenarkan adanya kejadian tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (10/9/2021) dini hari.

Aksi nekat segerombolan bocah ini menyebabkan seorang di antaranya tewas terlindas truk.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan rekan korban, aksi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konten video.

"Setelah pendalaman dari teman-teman korban yang ada pada saat itu, sudah jelas motifnya untuk membuat konten video," ujarnya saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Viral, Video Puluhan Monyet Geruduk Pemukiman Warga di Kalsel, Ini Ceritanya

 

Sopir truk diamankan

Anom mengatakan, pihaknya saat ini telah mengamankan pengemudi truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Meskipun diamankan polisi, pihaknya menegaskan, pengemudi truk masih berstatus sebagai saksi.

"Bukan ditahan, tapi diamankan. Sedang dalam proses permintaan keterangan karena statusnya belum sebagai tersangka, masih saksi," ujarnya.

Selain pengemudi truk, pihaknya telah lebih dulu memeriksa empat dari lima bocah yang melakukan aksi pengadangan.

"Ada cukup banyak pada saat itu, delapan sampai sembilan orang, tapi yang tertangkap di kamera sekitar lima orang, yang empat sudah diperiksa, dan satu yang meninggal dunia," katanya.

Baca juga: Viral, Video Sebut Racun Disebar di Langit Jagakarsa, Ini Kata TNI AU

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.