Kompas.com - 13/09/2021, 09:55 WIB
Citra hologram Tupac Shakur ditampilkan di 2012 Coachella Valley Music & Arts Festival di  Empire Polo Field di Indio, California, pada 15 April 2012.  AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/KEVIN WINTERCitra hologram Tupac Shakur ditampilkan di 2012 Coachella Valley Music & Arts Festival di Empire Polo Field di Indio, California, pada 15 April 2012.

KOMPAS.com - Hari ini 25 tahun lalu, tepatnya 13 September 1996, bintang hip-hop Tupac Shakur meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya.

Tupac Shakur meninggal pada usia 25 tahun. Sama seperti bintang-bintang lain yang mati muda, nama Tupac justru semakin dikenal setelah kepergiannya.

Lebih dari dua dekade setelah kematiannya, Tupac tetap menjadi salah satu wajah dan suara yang paling dikenal di blantika hip-hop dunia.

Rilis album yang masih terus mengalir setelah kematiannya membuat Tupac tetap berada dalam daftar artis dengan penjualan album tertinggi sepanjang masa.

Bahkan, citra dan musiknya masih eksis di kalangan penggemar dari generasi yang lebih muda berkat karya artistik yang didedikasikan untuknya, seperti film Tupac: Resurrection (2003).

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Tragedi Tanjung Priok Renggut 24 Nyawa

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tupac Shakur (@2pac)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kematian Shakur

Melansir History, kematian Tupac pada 13 September 1996 berawal dari upaya percobaan pembunuhan terhadap dirinya dua tahun sebelumnya.

Pada 30 November 1994, Tupac tertembak dan terluka parah ketika terjadi perampokan yang dilakukan oleh dua pria bersenjata di lobi gedung perkantoran di tengah kota Manhattan.

Gedung perkantoran itu menampung studio rekaman tempat Tupac tengah mengerjakan album ketiganya, Me Against the World (1995).

Tupac menuduh serangan itu dilakukan oleh produser Sean “Puff Daddy” Combs dan rapper saingannya Christopher Wallace alias “The Notorious B.I.G”.

Tuduhan Tupac, dan kepindahannya ke label rekaman yang berbasis di Los Angeles, Death Row Records, memicu perseteruan "Pantai Timur vs Pantai Barat" yang mendefinisikan skema hip-hop hingga pertengahan 1990-an.

Baca juga: Hari Ini Dalam Sejarah: Detik-detik WTC Dibom Teroris dan Tewaskan 2.996 Orang dalam 149 Menit

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.