4 Fakta Penarikan Uang Logam Rupiah yang Terbuat dari Emas dan Perak

Kompas.com - 06/09/2021, 16:30 WIB
Uang logam emas murni dari Bank Indonesia Uang logam emas murni dari Bank IndonesiaUang logam emas murni dari Bank Indonesia

KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mencabut dan menarik sebanyak 20 jenis pecahan Uang Rupiah Khusus (URK) tahun emisi 1970-1990.

Pencabutan 20 jenis pecahan ini terhitung sejak 30 Agustus 2021.

Sehingga sejak tanggal tersebut Uang Rupiah Khusus yang masuk dalam daftar tak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Baca juga: Viral Unggahan Uang Logam Rp 100.000 Terbuat dari Emas, Ini Kata BI

1. Jenis uang logam

Melansir Kompas.com (2/9/2021) terdapat lima macam uang logam yang ditarik dari peredaran, sebagai berikut:

A. Uang Rupiah Khusus Seri 25 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun Emisi 1970, yang dikeluarkan dalam rangka memperingati 25 tahun kemerdekaan RI ini ditarik sebanyak 10 pecahan, terdiri dari:

  • Uang logam Rp 200 berbahan perak
  • Uang logam Rp 250 berbahan perak
  • Uang logam Rp 500 berbahan perak
  • Uang logam Rp 750 berbahan perak
  • Uang logam Rp 1.000 berbahan perak
  • Uang logam Rp 2.000 berbahan emas
  • Uang logam Rp 5.000 berbahan emas
  • Uang logam Rp 10.000 berbahan emas
  • Uang logam Rp 20.000 berbahan emas
  • Uang logam Rp 25.000 berbahan emas

B. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1974, yang dikeluarkan dalam rangka mengumpulkan dana untuk pembiayaan pemeliharaan cagar alam dan perlindungan binatang-binatang yang terancam kepunahannya di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengeluaran URK yang bekerja sama dengan The International Union For The Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) dan The World Wildlife Fund (WWF) ini ditarik sebanyak 3 pecahan, yaitu:

  • Uang logam Rp 2.000 berbahan perak
  • Uang logam Rp 5.000 berbahan perak
  • Uang logam Rp 100.000 berbahan emas

Baca juga: Uang Logam Bisa Ditukar hingga Rp 750.000, Ini Daftar dan Syaratnya

 

C. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1987, yang dikeluarkan bekerjasama dengan WWF dan memperingati 25 tahun berdirinya WWF akan ditarik sebanyak 2 pecahan, yang terdiri dari:

  • Uang Rp 10.000 berbahan perak
  • Uang Rp 200.000 berbahan emas

D. Uang Rupiah Khusus Seri Save The Children Tahun Emisi 1990, yang dikeluarkan dalam rangka menghimpun dana untuk kesejahteraan dan pendidikan, serta kesehatan anak-anak di seluruh dunia, juga memperingati 70 tahun berdirinya Save the Children Fund, akan ditarik sebanyak 2 pecahan yaitu:

  • Uang Rp 10.000 berbahan perak
  • Uang Rp 200.000 berbahan emas

E. Uang Rupiah Khusus Seri Perjuangan Angkatan ’45 Tahun Emisi 1990, yang dikeluarkan dalam rangka memperingati 45 tahun perjuangan Angkatan ’45 atas kerjasama BI dengan Dewan Harian Nasional Penggerak Pembina Potensi Angkatan ’45, ditarik sebanyak 3 pecahan, meliputi:

  • Uang Rp 125.000 berbahan emas
  • Uang Rp 250.000 berbahan emas
  • Uang Rp 750.000 berbahan emas

Baca juga: POPULER TREN SEPEKAN: Uang Logam Bisa Ditukar hingga Rp 750.000 | Viral Twit Pegawai KPI Alami Pelecehan Seksual

2. Periode penukaran uang

Masyarakat yang mempunyai URK dalam daftar, dapat dilakukan penukaran hingga 10 tahun sejak pencabutan dilakukan.

Sehingga periode penukaran uang logam di atas berlangsung hingga 29 Agustus 2031.

Penukaran dapat dilakukan di kantor pusat atau kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.

3. Syarat penukaran

Besaran uang yang ditukar akan mendapatkan nominal yang sama dengan yang tertera pada uang logam.

Penukaran uang di kantor pusat atau kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia mengacu pada ketentuan atau informasi yang disampaikan mengenai jadwal operasional dan layanan publik BI.

Untuk penggantian uang dalam kondisi cacat, lusuh, atau rusak dilakukan dengan mengacu pada Peraturan BI tentang pengelolaan uang rupiah.

Ketentuan penukaran uang dalam kondisi cacat, dalam hal fisik uang rupiah logam lebih besar dari setengah ukuan aslinya dan ciri uang dapat dikenali, diberikan penggantian sebesar nilai nominal yang ditukarkan.

Sementara dalam hal fisik uang rupiah logam sama dengan atau kurang dari setengah ukuran aslinya, maka tidak diberikan penggantian.

Baca juga: 28 Uang Logam Rupiah dari Emas dan Perak, 8 di Antaranya Masih Berlaku

 

4. Uang rupiah emas dan perak yang masih berlaku

Terdapat beberapa uang koin berbahan emas yang masih berlaku sebagai alat pembayaran, yaitu:

  1. Rp 150.000, tahun penerbitan 1987 dengan teks FOR THE CHILDREN OF THE WORLD
  2. Rp 300.000, tahun penerbitan 1995, dengan teks 50 Tahun RI
  3. Rp 500.000, tahun penerbitan 2001, dengan teks 100 TAHUN BUNG KARNO (1901-2001)
  4. Rp 500.000, tahun penerbitan 2002, dengan teks SATU ABAD BUNG HATTA (1902-2002)
  5. Rp 850.000, tahun penerbitan 1995, dengan teks LIMA PULUH TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Sementara uang perak yang masih berlaku antara lain:

  1. Rp 10.000, tahun penerbitan 1987, dengan teks FOR THE CHILDREN OF THE WORLD
  2. Rp 25.000, tahun penerbitan 2001, dengan teks 100 TAHUN BUNG KARNO (1901-2001)
  3. Rp 25.000, tahun penerbitan 2002, dengan teks SATU ABAD BUNG HATTA (1902-2002)

 Baca juga: Jenis-jenis Uang Logam yang Bisa Ditukar hingga Rp 750.000 di BI

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Daftar 20 Uang Logam yang Ditarik dari Peredaran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.