Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Semua Jalur Gunung Prau Dibuka Mulai 4 September, Ini Syaratnya

Kompas.com - 03/09/2021, 16:56 WIB
Nur Fitriatus Shalihah,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pendakian Gunung Prau sudah dibuka mulai Sabtu (4/9/2021) besik.

Informasi dibukanya pendakian Gunung Prau dibenarkan Administratur/KKPH Perhutani Kedu Utara, Damanhuri. 

"Iya informasi mulai besok dibuka untuk uji coba. Syarat mematuhi prokes dan surat vaksin," kata Damanhuri kepada Kompas.com, Jumat (3/9/2021).

Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi informasi yang beredar di media sosial bahwa pendakian Gunung Prau segera dibuka untuk semua jalur.

Baca juga: 6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

Informasi tersebut diunggah oleh akun instagram @prau_mountain.  

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh GUNUNG PRAU (@prau_mountain)

Edaran pengumuman itu dibuat oleh Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia dan ditandatangani oleh Ketua FKPI, Harsono pada 2 September 2021.

Kuota dibatasi

Meski demikian, kata Damanhuri, karena masih uji coba, kuota dibatasi 25 persen.

Berdasarkan pengumuman yang beredar di Instagram @prau_mountain, persyaratan pendakian Gunung Prau mulai 4 September adalah sebagai berikut:

  1. Menunjukkan surat vaksin
  2. Membawa surat keterangan kesehatan
  3. Menaati protokol kesehatan
  4. Menaati peraturan yang berlaku (peraturan pendakian Gunung Prau)
  5. Kuota pendakian 25 persen

Sebelumnya diberitakan, seluruh pendakian Gunung Prau ditutup mulai 5 Juli 2021 bersamaan dengan berlakunya PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Gunung Prau merupakan gunung yang letaknya di empat kabupaten yakni Batang, Kendal, Temanggung, dan Wonosobo.

Gunung dengan tinggi 2.565 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut memiliki 6 jalur pendakian yakni via Patak Banteng, Kalilembu, Igirmranak, Dieng, Dwarawati, dan Wates.

Baca juga: Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Berikut saluran dan kontak informasi untuk masing-masing jalur pendakian:

1. Patak Banteng

  • Instagram: @basecampprau_patakbanteng
  • Nomor WA: 082323703796 dan 082137874403

2. Wates

  • Instagram: @gunungprau_viawates
  • Nomor WA: 081392206767 dan 087834093099

3. Dieng

  • Instagram: @basecamp_prau_dieng
  • Nomor WA: 081227987997 dan 08112772119

4. Dwarawati

  • Instagram: @gunungprau_dwarawatidiengkulon
  • Nomor WA: 082323703796 dan 082137874403

5. Igirmranak

  • Instagram: @basecamp_prau_igirmranak
  • Nomor WA: 083115072819 dan 087823464559

6. Kalilembu

  • Instagram: @basecamp_prau_kalilembu
  • Nomor WA: 082326138882 dan 082222212727.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Tren
Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Tren
Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Tren
Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Tren
Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Tren
Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Tren
Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Tren
Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Tren
PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

Tren
4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

Tren
Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Tren
Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com