Kompas.com - 29/08/2021, 18:30 WIB
Ilustrasi COVID-19 Ilustrasi COVID-19

KOMPAS.com – Belakangan istilah Hiperendemi mengemuka, usai disebut oleh Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra.

Pihaknya juga mengatakan bahwa Indonesia berpotensi mengalami pandemi Covid-19 dalam waktu lama.

Hal ini karena kondisi geografi dan demografi Indonesia.

Lantas apa sebetulnya istilah hiperendemi itu?

Baca juga: Indonesia Disebut Akan Alami Hiperendemi Covid-19, Apa Itu?

Hiperendemi

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (28/8/2021), Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan, hiperendemi pengertiannya merujuk pada kehadiran wabah secara terus-menerus dalam suatu wilayah.

Selain itu, wilayah disebut mengalami hiperendemi saat wabah atau penyakit memiliki kasus sangat banyak dan mudah terdeteksi di populasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada juga yang mengistilahkan hiperendemi sebagai satu penyakit yang hampir sama di setiap populasi usia," kata Dicky kepada Kompas.com, Jumat (27/8/2021).

Dicky menyampaikan bahwa endemi bisa berubah menjadi hiperendemi saat muncul peningkatan kasus.

Menurut Dicky, dirinya belum bisa memastikan secara tepat, apakah Indonesia berpotensi mengalami hiperendemi atau tidak.

Hiperendemi akan terjadi jika penanganan Covid-19 dilakukan sekedarnya dan minim strategi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.