Kompas.com - 28/08/2021, 18:05 WIB
Hari Tanpa Bayangan yang terjadi di DI Yogyakarta pada Minggu (28/2/2021) pukul 11.51 WIB. Koordinator Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Hendra Suwarta SuprihatinHari Tanpa Bayangan yang terjadi di DI Yogyakarta pada Minggu (28/2/2021) pukul 11.51 WIB.

KOMPAS.com - Indonesia akan mengalami Hari Tanpa Bayangan mulai 6 September 2021.

Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) menyebutkan, Hari Tanpa Bayangan tak hanya berlangsung selama satu hari, tetapi hingga 21 Oktober 2021. 

Apa itu Hari Tanpa Bayangan?

Hari Tanpa Bayangan Matahari merupakan kejadian di mana Matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tidak berongga saat tengah hari.

Peneliti Pusat Sains dan Antariksa Lapan, Andi Pangerang, mengatakan, terjadinya Hari Tanpa Bayangan Matahari di Indonesia karena lokasi geografisnya.

"Indonesia terbentang dari 6 derajat lintang utara hingga 11 derajat lintang selatan dan dibelah oleh garis khatulistiwa. Dengan lokasi geografis seperti ini, Matahari akan berada di atas Indonesia dua kali setahun," ujar Andi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (28/8/2021).

Sebelumnya, Hari Tanpa Bayangan yang pertama pada 2021 terjadi pada akhir April hingga awal April 2021.

Dan yang akan terjadi pada 6 September hingga 21 Oktober 2021 merupakan fenomena kedua yang terjadi pada tahun ini. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kota-kota atau wilayah yang terletak di antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan, fenomena Hari Tanpa Bayangan terjadi dua kali dalam satu tahun.

Sementara, untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan hanya akan mengalami Hari Tanpa Bayangan Matahari sekali dalam setahun yakni pada 20 atau 21 Juni untuk Garis Balik Utara, dan 20 atau 21 Desember untuk Garis Balik Selatan.

"Di luar ketiga wilayah tersebut, Matahari tidak akan berada di Zenit ketika tengah hari sepanjang tahun, melainkan agak condong ke Selatan untuk belahan Bumi Utara maupun agak condong ke Utara untuk belahan Bumi Selatan," jelas Andi.

Jadwal Hari Tanpa Bayangan di wilayah Indonesia

Selengkapnya, berikut jadwal terjadinya Hari Tanpa Bayangan di sejumlah wilayah di Indonesia, yang dirilis oleh Lapan: 

Sumatera

Sabang
Tanggal: 6 September 2021
Waktu: 12.36.45 WIB

Banda Aceh
Tanggal: 7 September 2021
Waktu: 12.36.20 WIB

Medan
Tanggal: 13 September 2021
Waktu: 12.21.15 WIB

Gunungsitoli
Tanggal: 19 September 2021
Waktu: 12.23.37 WIB

Tanjungpinang
Tanggal: 20 September 2021
Waktu: 11.55.36 WIB

Pekanbaru
Tanggal: 21 September 2021
Waktu: 12.07.18 WIB

Padang
Tanggal: 26 September 2021
Waktu: 12.10.15 WIB

Jambi
Tanggal: 27 September 2021
Waktu: 11.56.31 WIB

Pangkalpinang
Tanggal: 28 September 2021
Waktu: 11.46.12 WIB

Palembang
Tanggal: 30 September 2021
Waktu: 11.51.00 WIB

Bengkulu
Tanggal: 2 Oktober 2021
Waktu: 12.00.16 WIB

Bandar Lampung
Tanggal: 7 Oktober 2021
Waktu: 11.46.48 WIB

Jawa dan Madura

Serang
Tanggal: 8 Oktober 2021
Waktu: 11.42.55 WIB

Jakarta
Tanggal: 9 Oktober 2021
Waktu: 11.39.54 WIB

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.