Kompas.com - 28/08/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi Indomie iga penyet. WIKIMEDIA COMMONSIlustrasi Indomie iga penyet.

KOMPAS.com - Popularitas Indomie tak hanya ada di Indonesia. Mie instan dengan bermacam-macam varian rasa itu juga terkenal hingga seluruh dunia.

Berdasarkan penilaian L.A. Times (Los Angeles Times), sebuah media massa di Amerika Serikat, Indomie menempati peringkat pertama di daftar L.A. Times Instant Ramen Power Rankings 2019.

Selain itu Indomie juga menempati peringkat ke-10 di daftar tersebut dengan varian rasa yang berbeda.

Pada peringkat ke-1 ada Indomie dengan varian rasa ayam barbecue (Barbecue Chicken). Sedangkan pada peringkat ke-10 adalah Indomie rasa mie goreng.

Baca juga: Cara Cek dan Scan Barcode Sertifikat Vaksin di Aplikasi PeduliLindungi

Alasan Indomie masuk daftar mie instan terbaik

Penulis mengakui bahwa mie tersebut lebih tepat disebut mie instan daripada ramen, akan tetapi karena rasanya yang enak dia memasukkan Indomie ke dalam daftar.

Dia menuliskan terdapat 3 pelengkap di Indomie, yaitu sedikit minyak bawang, kecap manis, dan sedikit saus cabai. Ada juga bubuk ayam yang kaya MSG dan beberapa bawang merah goreng.

Semuanya bercampur menjadi satu. Menurut penulis kelemahan Indomie adalah terlalu manis.

Akan tetapi saus cabai yang pedas dan bawang goreng yang renyah membuat mie terasa enak dan bisa dikonsumsi bahkan setiap hari.

Sementara itu mie goreng ditempatkan di urutan ke-10, karena menurut penulis versi ini agak terlalu manis.

Indomie goreng ini memiliki rasa klasik, keseimbangan rempah, rasa asin, dan tekstur yang luar biasa.

Peringkat yang diberikan berdasarkan dua hal. Pertama, terkait dengan rasanya. Kedua, terkait dengan "kebenaran dalam periklanan", misalnya apakah mie rasa udang rasanya benar-benar seperti udang.

Indomie varian mie goreng juga masuk daftar Mie instan terbaik versi Thrillist. Mengutip Thrillist, 14 Maret 2021, mie goreng ini bisa menjadi salah satu pilihan ketika ingin makan mie tapi tanpa kuah.

Jika menghilangkan kuah begitu saja, maka akan terasa asin. Namun, jika makan varian ini rasanya akan lebih pas, karena memang didesain untuk menjadi mie kering.

Ditulis juga bahwa Indomie berasal dari Indonesia dan lazim di seluruh Malaysia serta Singapura. Setiap bungkusnya dilengkapi dengan saus kecap, minyak bawang putih, dan saus cabai.

Baca juga: Fitur Baru Whatsapp: Kirim Pesan Sekali Lihat Terhapus Otomatis

Ulasan positif dari media asing

Popularitas Indomie juga ramai dibicarakan baru-baru ini. Perusahaan media asal Amerika Serikat, History, mengunggah ulasan mengenai produk Indomie di laman Facebook resminya sekitar seminggu yang lalu.

Dalam unggahan itu, History mempublikasi tentang sejarah singkat kemunculan Indomie berikut pemilik dan peracik produk mi instan tersebut, yaitu Nunuk Nuraini.

"Indomie sudah menjadi produk identik mie instan asal Indonesia. Meskipun merek tersebut sekarang menawarkan berbagai macam rasa, namun varian Mi Goreng tetap menjadi yang terlaris," tulis History dalam unggahan tersebut.

Unggahan ini pun lantas dibanjiri oleh komentar positif dari warganet di sejumlah negara. Akun dengan handle Tess Guioguio misalnya.

Pengguna Facebook asal Kanada ini mengaku bahwa Indomie adalah produk mi instan favorit yang mengingatkan dirinya saat berada di Brunei.

"Indomie adalah makanan favorit kami di Kanada yang mengingatkan saya dengan Brunei," tulis akun Tess Guioguio.

Ada juga pengguna asal Filipina yang mengatakan bahwa Indomie adalah makanan penyelamat saat menunggu momen gajian tiba.

Dari sekian banyak tanggapan warganet, mi goreng menjadi salah satu varian produk Indomie yang digemari oleh konsumen di luar negeri.

"Saya orang Thailand dan saya menyukai Mi Goreng. Ini adalah salah satu favorit saya," tulis akun Vivi Png.

Tak hanya di Indonesia, eksistensi Indomie ternyata juga diakui dunia.

Mengutip Kompas.com, 24 Agustus 2021, Indomie kini diproduksi di sejumlah pabrik di mancanegara, mulai dari Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Suriah, hingga Mesir.

Indomie juga tercatat telah dipasarkan di 90 negara di seluruh dunia, seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, wilayah Asia, Afrika, Eropa, dan negara-negara Timur Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.