Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Lebih Dekat Mengenal Moral

Kompas.com - 27/08/2021, 09:30 WIB
Ilustrasi. PIXABAY.COMIlustrasi.

SEPERTI biasa Sang Mahapemikir Nusantara Tommy Awuy selalu kritis terhadap apa pun apalagi naskah sederhana saya yang berjudul Lebih Dekat Mengenal Mural .

Ayahanda saudari kembar Philo dan Sophy menugaskan saya untuk menulis naskah Lebih Dekat Mengenal Moral. Suatu tugas supra sulit akibat memang hanya beda satu huruf dengan mural, namun keduanya saling jauh beda ranah dan makna.

Awam jelata

Sedangkal pengetahuan saya sebagai seorang insan awam jelata yang sedang berupaya belajar berpikir, apa yang disebut sebagai moral kerap menjadi bahan pemikiran para pemikir yang menyadari bahwa moral merupakan unsur penting bagi manusia untuk mengubah sifat dasar manusia yang disebut biadab menjadi beradab.

Moral merupakan das sollen sebagai pedoman sekaligus kendali das sein naluri semisal naluri mencuri, menindas, menjajah, menyelakakan bahkan membunuh sesama manusia.

Prihatin

Di wilayah pemikiran Barat mereka yang secara sadar berupaya memilah yang buruk dari yang baik disebut sebagai kaum moralis.

Dari alam filsafat Yunani tampil para pemikir aliran Stoikisme. Pada hakikatnya mahapemikir Denmark Soeren Kierkegaard seorang moralis.

Di dalam koleksi aforisma, tersimpul bahwa Arthur Schopenhauer moralis sejati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut pendapat subyektif saya, Alfred Adler lebih moralis ketimbang Edward Jung apalagi Sigmund Freud.

Adam Smith menulis buku bukan hanya The Wealth of Nations namun juga The Theory of Moral Sentiments sebagai pedoman berekonomi secara bermoral.

Sayang Nicolo Machiavelli menulis Il Principe demi mengungkap keburukan moral para penguasa malah sengaja keliru ditafsirkan sebagai anjuran bagi para penguasa untuk tidak bermoral.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.