Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Vaksin & Virus = Tom & Jerry

Kompas.com - 24/08/2021, 18:39 WIB
Foto dokumentasi fotografer Presiden, Agus Suparto, memperlihatkan Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi door to door di Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).  Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto dokumentasi fotografer Presiden, Agus Suparto, memperlihatkan Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi door to door di Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).

TERBERITAKAN, kementerian Kesehatan Israel melaporkan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech hanya efektif 39 persen di Israel di mana varian Delta sedang merajalela tetapi masih memberikan perlindungan yang kuat terhadap penyakit parah dan rawat inap.

Laporan tersebut bertentangan dengan data dari Inggris yang menemukan bahwa suntikan vaksin itu 88 persen efektif melawan gejala penyakit yang disebabkan berbagai varian.

Namun, vaksin dua dosis masih bekerja sangat baik dalam mencegah orang sakit parah, menunjukkan efektivitas 88 persen terhadap rawat inap dan efektivitas 91 persen terhadap penyakit parah, menurut data Israel yang dimaklumatkan Kamis 22 Juli 2021.

Suntikan masih dibutuhkan dalam mencegah infeksi parah, membantu sistem rumah sakit tidak terlalu kewalahan menuju bulan-bulan musim dingin.

Varian Delta yang terdeteksi sudah ada di lebih dari 104 negara mengkhawatirkan para dokter karena terjadi banyak kasus infeksi terobosan yang terjadi pada orang yang sudah divaksinasi penuh.

Di sisi lain bermunculan berita tentang kegagalan vaksin menaklukkan virus Corona dan segenap varian mutasi.

Masing-masing produsen sibuk mempromosikan keberhasilan vaksin Corona bikinan diri sendiri menangkal pagebluk Corona sambil menyatakan virus produksi produsen lain tidak efektif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suasana serba membingungkan mirip suasana bingungologis pada masa kampanye pemilu.

Efektivitas

Pemberitaan tentang vaksin yang dinyatakan hanya efektif 39 persen terhadap varian Delta bisa ditafsirkan sebagai berita positif karena ternyata masih ada 39 persen efektivitas vaksin terhadap virus Corona.

Namun bisa juga ditafsirkan sebagai berita negatif akibat ternyata vaksin yang sudah susah payah disediakan para ilmuwan virus hanya 39 persen efektif terhadap varian Delta yang berarti 61 persen gagal melindungi manusia dari angkara murka virus Corona.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.