Kompas.com - 21/08/2021, 20:00 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar klaim yang menyebutkan masyarakat Suku Baduy tidak pernah menerima vaksin apapun selama ratusan tahun.

Klaim itu menyebar di media sosial Twitter dan Facebook.

Dari konfirmasi dan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

Narasi yang beredar

Klaim masyarakat Suku Baduy tidak pernah menerima vaksin apapun selama ratusan tahun pertama kali disebarkan oleh akun Twitter FA melalui sebuah twit pada 1 Agustus 2021.

Akun Facebook AW kemudian menangkap layar twit tersebut dan menyebarkannya menjadi sebuah unggahan pada 3 Agustus 2021.

Berikut isi klaim tersebut:

"Bila Vaksin Dianggap Satu-Satunya Solusi Bahkan Untuk Semua Penyakit, Tolong Lihat dan Teliti Suku Baduy dan Sejenisnya Yang Mereka Tidak Pernah Divaksin Apapun Ratusan Tahun. Apakah Mereka Sekarang Musnah Diterjang Penyakit?, Pada Cacat Fisik Gegara Polio Gituh? Ngga kan".

Tangkapan layar unggahan dengan klaim yang menyebutkan masyarakat Suku Baduy tidak pernah menerima vaksin apapun selama ratusan tahun.FACEBOOK Tangkapan layar unggahan dengan klaim yang menyebutkan masyarakat Suku Baduy tidak pernah menerima vaksin apapun selama ratusan tahun.

Konfirmasi Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.

Ia menyatakan, klaim tersebut tidak benar.

"Endak, anak-anak (Suku Baduy) mendapatkan vaksinasi rutin ya, juga ibu hamil," ujar Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (21/8/2021).

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.