Kompas.com - 20/08/2021, 18:00 WIB
Penampakan bulan saat terjadinya gerhana bulan total atau super blue blood moon, di dekat Cali, Kolombia, Rabu (31/1/2018) malam. Warga di berbagai belahan dunia antusias menyaksikan fenomena langka yang terjadi bertepatan saat bulan berada dalam konfigurasi supermoon dan blue moon ini terjadi sekitar dalam kurun waktu 150 tahun sekali. AFP PHOTO/LUIS ROBAYOPenampakan bulan saat terjadinya gerhana bulan total atau super blue blood moon, di dekat Cali, Kolombia, Rabu (31/1/2018) malam. Warga di berbagai belahan dunia antusias menyaksikan fenomena langka yang terjadi bertepatan saat bulan berada dalam konfigurasi supermoon dan blue moon ini terjadi sekitar dalam kurun waktu 150 tahun sekali.

KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia bisa menyaksikan fenomena langit berupa Bulan Biru atau Blue Moon pada Minggu, (22/8/2021) malam.

Terdapat dua jenis jenis fenomena Bulan Biru, yaitu musiman dan bulanan.

Pada 22 Agustus mendatang termasuk ke dalam Bulan Biru musiman.

Bulan Biru musiman (seasonal Blue Moon) adalah Bulan Purnama ketiga dari salah satu musim astronomis yang di dalamnya terjadi empat kali Bulan Purnama.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by LAPAN (@lapan_ri)

Baca juga: Ramai soal Fenomena Pink Moon, Benarkah Bulan Berwarna Pink?

Waktu terbaik melihatnya

Fenomena ini bukan berarti Bulan akan berwarna biru, tetapi hanya isitlahnya saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bulan Biru pada 22 Agustus bisa disaksikan di seluruh wilayah di Indonesia.

"Blue Moon itu bulan purnama, bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia," kata Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan, Emanuel Sungging, kepada Kompas.com, Jumat (20/8/2021).

Bulan Biru musiman terjadi setiap dua atau tiga tahun sekali, sebelumnya fenomena ini terjadi pada 19 Mei 2019 dan 22 Mei 2016.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Lapan, Bulan Biru pada 22 Agustus 2021 bisa disaksikan pukul 19.01 WIB.

"Biasanya Bulan Purnama akan bisa dilihat sepanjang malam, terbit saat Matahari terbenam sampai keesokan harinya terbenam saat Matahari terbit," jelas Emanuel.

Baca juga: Fenomena Astronomi Agustus 2021, Ada Puncak Hujan Meteor Perseid!

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.