Wisnu Nugroho
Pemimpin Redaksi Kompas.com

Wartawan Kompas. Pernah bertugas di Surabaya, Yogyakarta dan Istana Kepresidenan Jakarta dengan kegembiraan tetap sama: bersepeda. Menulis sejumlah buku tidak penting.

Tidak semua upaya baik lekas mewujud. Panjang umur upaya-upaya baik ~ @beginu

Pesan dari Baju Baduy, Tas LV Ibu Menteri, dan Mural yang Dirobohkan

Kompas.com - 17/08/2021, 09:07 WIB
Nasina di Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Nasina boleh disebut sebagai salah satu pelopor bisnis di kalangan orang Baduy. Ketika masih muda dan perkasa, tiap bulan Nasinah pergi ke Jakarta membawa barang dagangan berupa pakaian khas Baduy, madu, dan kerajinan tangan Baduy lainnya. KRISTIANTO PURNOMONasina di Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Nasina boleh disebut sebagai salah satu pelopor bisnis di kalangan orang Baduy. Ketika masih muda dan perkasa, tiap bulan Nasinah pergi ke Jakarta membawa barang dagangan berupa pakaian khas Baduy, madu, dan kerajinan tangan Baduy lainnya.

HAI, apa kabarmu di hari merdeka ke-76 tahun ini?

Semoga kabarmu baik dengan jiwa merdeka yang masih bersemayam di dalam dirimu.

Jiwa merdeka perlu kita hidupi di tengah makin terbatasnya kita karena situasi akhir-akhir ini.

Nyaris dua tahun kita dalam situasi pandemi. Kemerdekaan dalam arti bisa melakukan apa saja tidak mudah kita dapati. 

Berbagai pembatasan dan keterbatasan membuat kemerdekaan kita tidak bisa kita ekspresikan.

Kita sadar, kemerdekaan kita terbatas dan dibatasi selama pandemi. Ketika hendak diekspresikan tetapi membahayakan orang lain, kemerdekaan kita tidak layak dinyatakan.

Jika hendak mengekspresikan kemerdekaan, perlu mempertimbangkan kemerdekaan orang lain yang terganggu atau justru dalam ancaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itu kenapa kita yang tampak sehat-sehat saja atau tanpa gejala tetap wajib taat pada protokol kesehatan yang membatasi kemerdekaannya selama pandemi.

Tidak hanya karena pendemi. Di era digital, kemerdekaan kita semakin hari semakin tampak seperti ilusi.

Jika masih ragu akan ilusi kemerdekaan ini, coba pejamkan mata sebentar.

Google Doodle hari ini tampilkan tema Hari Kemerdekaan Indonesiascreenshoot Google Doodle hari ini tampilkan tema Hari Kemerdekaan Indonesia
Ingalah dan telusuri pilihan yang kamu anggap paling merdeka atau bebas hari-hari ini.

Memilih berita? Memilih perabot rumah? Memilih sepeda? Membeli sepatu? Membeli jajanan via aplikasi? Mengunggah atau memberi komentar di media sosial?

Yakin kamu merdeka? Yakin kamu bebas saat memilih dan melakukannya?

Ada algoritma yang membuat kita tampak merdeka padahal perilaku dan pilihan-pilihan kita sudah diantisipasi olehnya. Kita tidak bisa keluar dari kendali antisipasi itu. 

Kok bisa? Bisa! Karena kita kerap tanpa sadar dan sadar sepenuhnya menyerahkan diri lewat beragam data dan cuma-cuma. 

Karena itu, di era serba terbuka ini, kita kemudian dipasung dan dihancurkan oleh keterbukaan itu sendiri.

Perlawanan atas situasi ini coba dilakukan dengan pijakan keyakinan privacy is power.

Banyak anjuran disampaikan. Untuk bahagia dalam hal ini lebih merdeka, kita perlu berhati-hati membagi hal-hal yang seharusnya hanya diri kita sendiri saja yang tahu.

Soal kekuatan dalam privacy dan bagaimana bisa lebih bahagia lantaran lebih merdeka, secara tidak langsung saya diingatkan oleh Presiden Joko Widodo.

Peringatan itu disampaikan bukan lewat kata-katanya, tetapi lewat baju Baduy yang dikenakan Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR-RI dan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Rangka HUT ke-76 RI di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Banyak makna bisa dilekatkan untuk pilihan mengenakan baju Baduy yang dipesan dari Kepala Desa Kanekes dan Tokoh Adat Baduy Saija.

Kamis (12/8/2021), baju pesanan terdiri dari baju hitam lengan panjang, iket atau lomar, golok, dan koja, diambil ajudan Presiden. Harganya semua pesanan sekitar Rp 500.000.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.