[HOAKS] Narasi Sebut Helikopter Berkeliling Kibarkan Bendera China

Kompas.com - 06/08/2021, 06:50 WIB
Ilustrasi klarifikasi KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMOIlustrasi klarifikasi
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Media sosial Facebook dan TikTok baru-baru ini dihebohkan dengan beredarnya video dengan narasi penegak hukum di Indonesia membiarkan helikopter berkeliling sembari mengibarkan bendera China.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, narasi itu tidak benar.

Pasalnya, bendera merah yang terlihat tersebut bukanlah bendera China, melainkan bendera yang mencantumkan lambang-lambang kesatuan TNI dengan latar kain berwarna merah.

Lambang-lambang kesatuan TNI yang tercantum pada bendera berukuran raksasa tersebut, yakni dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Narasi yang beredar

Salah satu netizen yang mengunggah bendera dengan narasi bahwa bendera China dikibarkan melalui pesawat adalah akun ini yang mengunggahnya di media sosial Facebook pada Senin (2/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemana dan dimana para penegak hukum di indonesia,menhan juga, kenapa ini di biarkan berkeliling di atas bumi negara indonesia, helikopter dengan mengibarkan bendera cina. Kenapa aparat pemerintah cuma ganas dan berani sama rakyatnya sendiri," tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Hoaks bendera disebut sebagai bendera Chinatanngkapan layar Facebook Hoaks bendera disebut sebagai bendera China

Dirinya sembari melampirkan sebuah video yang berisi suara dengan narasi sebagai berikut:

“Ini maksudnya apa nih, ada bendera China nih dibawa, ditarik sama helikopter,” ujar suara dalam rekaman.

Netizen Facebook lain yang mengunggah postingan tersebut adalah akun berikut.

Tak hanya Facebook, unggahan ini terpantau juga sempat dibagikan dan menjadi viral di TikTok setelah dibagikan seorang netizen dengan akun TikTok @ad4m632.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.