Kompas.com - 05/08/2021, 14:56 WIB
Tangkapan layar aplikasi JSS untuk mengurus dokumen kependudukan JSSTangkapan layar aplikasi JSS untuk mengurus dokumen kependudukan

KOMPAS.com - Selama pandemi, mobilitas masyarakat harus dikurangi untuk membantu menekan laju penyebaran infeksi Covid-19.

Pelayanan masyarakat yang bersifat tatap muka juga dibatasi. Demikian pula di Kota Yogyakarta.

Di media sosial, pantauan Kompas.com, warganet masih bingung terkait cara mengurus dokumen kependudukan di Jogja.

Biasanya untuk mengurus KTP, akta, KK, dan lainnya perlu datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta yang bertempat di Kompleks Balaikota.

Salah satunya seperti diutarakan akun Twitter @jogmfs, Rabu(4/8/2021). Berikut narasinya:

"Kalo ngurus KTP hilang, terus udah WA nomor dukcapil tapi cuma centang satu, lebih baik apa yang harus dilakukan? Suwun sebelumnya jog".

Selain itu ada juga yang mengaku dipersulit pengurusannya, seperti akun @sampisluu:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"kemarin sih ke dukcapil ngurus online gtu dipersulit, glrn dateng ke kantor disuruh mgewa glran lewat wa gajelas penangannya"

Bagaimana cara mengurus dokumen kependudukan di Jogja?

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta yang juga Staf Ahli Wali Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki, menjelaskan, saat ini untuk mengurus berkas kependudukan dipusatkan lewat (Jogja Smart Service) JSS.

Saat ditanya apakah bisa mengurus lewat Whatsapp seperti tahun lalu, Septi mengatakan, nomor tersebut masih aktif tapi nantinya akan tetap dialihkan ke JSS.

Nomor WA tersebut adalah sebagai berikut:

  • 0821 3758 9077 (KK dan mutasi penduduk)
  • 0851 5647 4750 (akta-akta pencatatan sipil)
  • 0895 8079 33383 (konsolidasi data).

"Untuk nomor WA tersebut masih aktif, namun ketika masyarakat daftar lewat WA tersebut oleh petugas langsung di-linkkan ke JSS yang sudah ada menu di JSS,"kata Septi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/8/2021).

Lanjutnya, namun untuk pelayanan yang belum ada di JSS yaitu pindah datang penduduk, perubahan biodata dalam KK, pengajuan akta perkawinan non islam melalui WA.

"Sekarang semua layanan Dukcapil kecuali legalisir, ambil KTP, rekam KTP lewat JSS. Dan baik Dukcapil maupun Kominfo sudah menginformasikan kepada masyarakat lewat kelurahan, kemantren, dan sebagainya," imbuhnya.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.