Punya Riwayat Alergi, Apa yang Harus Diperhatikan Saat Suntik Vaksin Covid-19?

Kompas.com - 02/08/2021, 12:55 WIB
Serbuan vaksinasi maritim TNI Angkatan Laut di atas KRI Teluk Youtefa-522 di Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (23/7/2021). Vaksinasi maritim yang dilaksanakan Kolinlamil menyasar tiga pulau yaitu Pulau Pramuak, Pulau Panggang, dan Pulau Kelapa. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSerbuan vaksinasi maritim TNI Angkatan Laut di atas KRI Teluk Youtefa-522 di Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (23/7/2021). Vaksinasi maritim yang dilaksanakan Kolinlamil menyasar tiga pulau yaitu Pulau Pramuak, Pulau Panggang, dan Pulau Kelapa.

KOMPAS.com – Ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan sebelum seseorang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Kementerian Kesehatan pun telah merumuskan syarat dan kondisi medis mereka yang bisa disuntik vaksin.

Di media sosial, tak sedikit yang menanyakan bagaimana jika punya riwayat alergi? Bisakah mendapatkan vaksinasi Covid-19?

Baca juga: Banyak yang Mengeluh Tak Bisa Suntik Vaksin Dosis Kedua karena Stok Kosong, Ini Kata Kemenkes

Asal tidak riwayat alergi berat

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mereka yang punya riwayat alergi boleh divaksin asalkan riwayat alergi yang dialami tidak berat.

“Boleh, kecuali pada yang alergi berat ya,” ujar saat Nadia dihubungi Kompas.com, Jumat (30/7/2021).

Nadia menyebutkan, mereka yang punya riwayat alergi berat, maka vaksinasi bisa dilakukan di rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah disuntik, biasanya reaksi alergi pada mereka yang punya riwayat ini akan muncul 15 menit pasca suntikan.

Baca juga: Sejumlah Daerah Keluhkan Stok Vaksin Covid-19 Habis, Ini Kata Bio Farma dan Kemenkes

Jujur dengan kondisi

Nadia mengimbau, siapa pun yang punya riwayat alergi agar menyampaikan kondisinya secara jujur kepada petugas saat akan divaksinasi.

Saat dihubungi secara terpisah, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) Alexander Ginting, juga menyampaikan hal yang sama.

Menurut dia, sepanjang alergi yang dialami masih dalam tahap terkendali, maka vaksinasi bisa saja dilakukan.

“Sepanjang alerginya terkendali , dan memahami karakteristik antigennya, silakan saja divaksin,” ujar Ginting, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/7/2021).

Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu ada. Pasien harus menyampaikan kondisi alerginya karena dokter harus mengetahui hal itu.

Misalnya, jika ada yang alergi pada jenis obat tertentu, maka harus disampaikan dengan jujur. Termasuk, menginformasikan obat alergi yang dikonsumsi, riwayat ke IGD.

Selain itu, kata Alex, akan lebih baik lagi jika mereka yang akan divaksin mengetahui dan memberitahukan angka Eosinofil total dan kadar IgE total.

Baca juga: Lakukan Ini jika Sertifikat Vaksin Covid-19 Belum Muncul di Pedulilindungi.id

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.