Pesan Christian Hadinata untuk Greysia/Apriyani: Main Lepas Saja

Kompas.com - 02/08/2021, 07:47 WIB
Pebulutangkis ganda putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu merayakan kemenangan atas ganda putri Korea Selatan Lee Sohee/Shin Seungchan dalam semifinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). Greysia/Apriyani menang 21-19, 21-17 dan melaju ke final. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. SIGID KURNIAWANPebulutangkis ganda putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu merayakan kemenangan atas ganda putri Korea Selatan Lee Sohee/Shin Seungchan dalam semifinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). Greysia/Apriyani menang 21-19, 21-17 dan melaju ke final. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

KOMPAS.com - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani akan memperebutkan medali emas di final cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada hari ini, Senin (2/8/2021).

Pada partai final, Greysia/Apriyani akan menghadapi unggulan kedua dunia asal China, Chen Qingchen/Jia Yifan.

Greysia/Apriyani sebelumnya sukses mengalahkan pasangan Korea Selatan dalam dua sekaligus dengan skor 21-19, 21-17 pada babak semi final.

Sementara, Qingchen/Jia Yifan mengungguli pasangan Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong dengan skor 21-15 dan 21-11.

Langkah Greysia/Apriyani melaju ke babak final ganda putri olimpiade merupakan sejarah pertama bagi Indonesia.

Baca juga: Kenapa Ada Lima Lingkaran di Logo Olimpiade? Ini Maknanya

Bermain lepas, nothing to lose

Legenda bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata mengatakan, peluang ganda Indonesia itu terbuka lebar meski Qingchen/Yifan lebih diunggulkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Christian, tekanan justru ada pada pasangan Qingchen/Yifan. Ia pun berharap agar Greysia/Apriyani bisa bermain lepas.

"Main lepas saja, nothing to lose. Karena ini juga sudah mencetak sejarah ganda putri Indonesia di Olimpiade," kata Hadinata saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (31/7/2021).

"Greysia/Apriyani dan pelatih ya habis-habisan saja, udah final kok. Tekanan lebih berat mungkin ada di pasangan China," ujar dia.

Christian mengatakan, pasangan Qingchen/Yifan memiliki pertahanan solid dan sulit dimatikan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.