5 Langkah Membuang Masker Sekali Pakai agar Tak Jadi Masalah Lingkungan

Kompas.com - 01/08/2021, 17:50 WIB
Para ahli konservasi menemukan bahwa masker menambah limbah plastik tingkat tinggi yang mengkhawatirkan di perairan Hongkong. AFP PHOTO/ANTHONY WALLACEPara ahli konservasi menemukan bahwa masker menambah limbah plastik tingkat tinggi yang mengkhawatirkan di perairan Hongkong.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun, juga menimbulkan permasalahan baru bagi lingkungan.

Salah satunya sampah masker sekali pakai dan sarung tangan lateks mulai memenuhi selokan, sungai hingga pantai.

Melansir Kompas.com dari IFL Science, Opération Mer Propre, kelompok konservasi laut asal Prancis, rutin melakukan operasi pembersihan laut.

Mereka melaporkan bahwa baru-baru ini banyak ditemukan potongan alat pelindung diri di Laut Mediterania.

Ketika melaksanakan operasi pembersihan laut pada bulan Mei 2020, Opération Mer Propre pertama kali menemukan sampah masker di Laut Mediterania.

“Ini baru permulaan dan apabila tidak ada perubahan dalam menanganinya, maka sampah-sampah tersebut bisa menciptakan bencana ekologis dan kesehatan yang nyata,” ujar Opération Mer Propre.

Beberapa kota di Amerika Serikat (AS) juga melaporkan temuan limbah masker sekali pakai dan sarung tangan lateks yang menyumbat selokan dan saluran air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cara Membuang Sampah Masker Sekali Pakai Menurut Kemenkes

Lantas, bagaimana cara membuang sampah masker sekali pakai yang benar?

Terkait hal ini, Enviromental Protection Agency AS mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membuang alat perlindungan diri dengan cara yang benar.

Misalnya, tidak membuang masker sekali pakai, tisu desinfektan, atau sarung tangan lateks ke lubang toilet.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.