Aneh, Salju Turun di Negara Tropis Brasil hingga Jalan-jalan Membeku

Kompas.com - 01/08/2021, 12:51 WIB
Ilustrasi salju, musim dingin, musim salju. SHUTTERSTOCKIlustrasi salju, musim dingin, musim salju.

KOMPAS.com - Ada fenomena alam yang aneh di Brasil. Salju turun dua kali hingga membuat warganya heran di tengah persiapan mereka menghadapi hari terdingin sepanjang tahun.

Melansir DW via Kompas Global, salju turun di 40 kota di negara bagian Rio Grande do Sul. Akibatnya, sebagian jalanan di kota kitu membeku.

Warga heran dengan kondisi tersebut. Apalagi, negaranya termasuk wilayah tropis yang jarang turun salju.

Akibat salju turun di Brasil, warga khawatir tanaman ekspor mereka seperti kopi, tebu, dan jeruk rusak karena membeku.

Baca juga: Salju Turun untuk Kali Pertama di Brasil, Warga Keheranan

Suhu di negara itu turun hingga titik terendah nol derajat Celcius akibat udara kutub masuk melalui selatan Rio Grande do Sul pada Kamis hingga Jumat.

Warga beberapa daerah beriklim sedang di Brasil memang sudah terbiasa melihat salju turun. Namun bagi sebagian besar warga Rio Grande do Sul, fenomena ini adalah pertama kalinya yang mereka lihat. Mereka baru pertama kali bersentuhan dengan salju.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya berusia 62 tahun dan belum pernah melihat salju," kata Goncalves Marques, sopir truk lodor asal Cambara do Sul kepada televisi Globo.

Warga lainnya, Joeslaine da Silva Marques juga merasa heran sekaligus takjub dengan fenomena turun salju di kota-kota Brasil.

"Anda hampir tidak merasakan dingin karena betapa serunya salju," ujar da Silva.

Sementara itu, di wilayah Goias dan Mato Grosso do Sul, selain hujan salju, angin kencang berembus mencapai 80 kilometer per jam.

Baca juga: Rahasia Alam Semesta: Mengapa Salju Berwarna Putih tapi Es Bening?

Menurut perkiraan ahli meteotologi, massa udara akan terus bergerak ke atas menuju kota metropolitan Sao Paolo dan distrik pertanian Minas Gerais.

Fenomena aneh di Brasil ini merupakan dampak dari perubahan radikal pada pola cuaca di seluruh dunia. Kejadian ini berkaitan dengan perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir. (Sumber: Kompas Global/ Penulis: Danur Lambang Pristiandaru)


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.